Posmetrobatam.co: Di Kedai Kopi 89, dekat Swalayan Kembar, km 16 arah Tanjunguban, Sabtu (11/1) pagi jam 08.30 WIB, jadi lokasi titik kumpul, keberangkatan tim Dinas Perkim Bintan.
Rombongan kecil ini, langsung dipimpin Kepala Dinas Perkim Bintan, Mohammad Irzan, ST.
“Perkenalkan, saya bawa tim teknis lapangan dari Dinas Perkim Bintan. Ada Evan, Dino, Ari, Amri, Juli dan Surya,” sebut Irzan penuh antusias di depan wartawan ini.
Sesuai agenda, mereka hendak melakukan perbaikan saluran listrik di proyek SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum), yang ada di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan.
Menurut Irzan, kelima teknisi yang mendampinginya kali ini, adalah tim teknisi kelistrikan, yang sigap dan tanggap, saat ada kendala di lapangan.
“Seperti halnya kali ini, ada keluhan warga soal SPAM di kawasan kota baru itu, yang tak berjalan sebagaimana mestinya.” ucap Irzan.
Sekitar pukul 09.00 wib, Irzan dan tim kecilnya, beserta truck bumblebee bergerak menuju lokasi.
Tiga puluh menit kemudian, Irzan dan tim teknis tiba di lokasi. Untuk menuju ke titik proyek SPAM, tidaklah mudah. Karena jalanan di sana dalam kondisi berlumpur dan becek. Ditambah lagi, curah hujan yang begitu tinggi.
Meski kondisi jalan tak bersahabat. Tim Perkim terus berupaya menerobos lokasi. Hingga tiba di jalan setapak semenisasi.
Truck Bumbelbee, pick up pengangkut alat-alat perbaikan SPAM dan mobil Irzan, harus diparkir di sana. Karena lokasi titik SPAM berada di tengah hutan, dan tak bisa dilalui kendaraan roda empat.
Alternatifnya, Irzan dan tim, harus berjalan kaki untuk menuju ke titik SPAM.
Di depan awak media, Zulfikar Ketua RT 01, RW 03 Kampung Wonosari, bercerita, proyek SPAM ini sudah lama rampung pengerjaannya.
Sambil membuka ponselnya, ia mengingat-ingat lagi, tahun berapa proyek itu dimulai, dan kapan selesai dikerjakan.
“Proyek SPAM di Kelurahan Kota Baru ini, dimulai pada 17 Desember 2022 (berdasarkan arsip foto yang ada di ponsel Zulfikar, kala itu). Proyeknya, diawali dari pembuatan tandon air. Dananya, dibiayai dari dana aspirasi anggota dewan Cen Sui Lan. Setelah selesai, tapi belum bisa berjalan sebagaimana harapan warga,” sebut Zulfikar.
Warga pun mengeluhkan hal ini. Mendengar keluhan warga, anggota DPRD Kepri, yang kini menjadi wakil rakyat di DPR RI, Rizki Faisal, datang memberikan bantuan.
Melalui perwakilan Rizki Faisal Centre, seorang utusannya bernama Yogi, datang ke lokasi SPAM. Tentu, setelah diberi bantuan ini, warga menaruh harapan besar, proyek SPAM ini akan segera beroperasi. Tapi, hasilnya masih nihil. Warga tetap kecewa dengan kondisi SPAM yang belum bisa difungsikan.
Menindaklanjuti ini, Kadis Perkim Bintan, Mohammad Irzan mengambil inisiatif, untuk segera menyelesaikannya.
Irzan sendiri, mengaku tak menyangka. Ia mengira, proyek SPAM di Kota Baru Kecamatan Teluk Sebong, sudah berjalan sebagaimana mestinya.
Sebab, saat penyerahan bantuan dari Rizki Faisal Centre, Irzan turut hadir menyaksikan.
“Kalau tak salah, penyerahannya sekitar Agustus 2024. Ternyata, setelah dicek ke lapangan, kendala utamanya karena saluran listrik,” sebut Irzan.
Setelah dilakukan uji coba oleh tim teknisi, air bisa mengalir. Tapi, kendalanya perlu penambahan daya.
Maka, solusinya hanya satu, diperlukan pemasangan jaringan listrik baru.
“Kita akan pasang jaringan dan tiang listrik yang baru. Karena, kita tidak yakin dengan jaringan yang lama,” sebut Irzan lagi.
Senin (13/1) tim teknis Perkim Bintan turun ke lokasi SPAM Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Telok Sebong lagi. “Mereka pasang jaringan baru lagi. Karena jaringan listrik dan tiang listriknya yang lama, sepertinya tidak bisa difungsikan,” ungkapnya.
Irzan berjanji, masalah SPAM di Kota Baru Kecamatan Telok Sebong, akan segera terasi dan tidak warga disana, bisa menikmati air bersih.
“Insya Allah, sepekan lagi, warga Wonosari dan Krajan, bisa menikmati air bersih, sebagaimana harapan mereka,” pungkasnya.(aiq)









