Batam, Posmetrobatam.co: Pembatalan pegelaran Pesta Rakyat pada malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kota Batam memberikan dampak langsung bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Acara yang rencananya akan digelar di Dataran Engku Putri Batamcentre, Sabtu (30/8) malam, menghadirkan artis ibukota Charly Van Houten dan Tri Suaka.
Wati (45), salah satu pedagang UMKM yang mengaku kecewa atas pembatalan tersebut. Meskipun, bahwa ia tetap membuka dagangannya meski harapannya untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari acara tersebut pupus.
“Kecewa sih kecewa tapi mau gimana lagi, padahal kami sudah stok barang banyak. Kami berharap malam ini ramai dan uang masuk bisa menutupi modal. Tapi tadi pagi ada pengumuman pembatalan. Kami langsung lemas,” ujar Wati.
Keluhan senada disampaikan oleh Udin, pelaku UMKM lainnya yang juga telah menyiapkan stok dagangan dengan harapan ramai pembeli karena kehadiran artis pada malam puncak.
“Karena ada artis, kami yakin pasti ramai. Modal yang kami keluarkan besar, jadi kami berani stok banyak,” kata Udin.
Pada malam yang sama, sekitar pukul 21.00 WIB, Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung meninjau dan menyapa para pedagang serta masyarakat di Alun-Alun Engku Putri, Batamcentre.
“Gimana jualannya, Bu?” tanya Wali Kota Amsakar kepada salah satu pedagang.
“Sepi, Pak, masih banyak yang belum laku,” jawab pedagang tersebut.
Pesta Rakyat yang rencananya digelar Sabtu malam resmi dibatalkan atau ditunda tanpa batas waktu yang jelas. Keputusan ini diambil oleh Wali Kota Amsakar dan Forkopimda Kota Batam sebagai bentuk empati terhadap situasi dan eskalasi yang terjadi di tingkat nasional.
“Kami sepakat malam puncak HUT RI ditunda. Untuk malam ini acara dibatalkan dan penundaan berlaku hingga waktu yang belum ditentukan,” kata Amsakar, Sabtu pagi.
Meski begitu, ia menegaskan rangkaian kegiatan bazar rakyat tetap berjalan seperti biasa. Namun, pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak berkerumun di lokasi utama acara demi menjaga ketertiban dan keamanan.
“Bazar tetap berjalan, tapi tidak akan ada keramaian di lapangan utama. Kami bersama tim akan terus memantau kondisi di lapangan,” ujarnya.
Untuk menjaga situasi tetap kondusif, Pemko Batam menurunkan personel Satpol PP dan Dinas Pengamanan (Ditpam) ke lokasi kegiatan. Amsakar juga meminta dukungan dari media untuk menyebarluaskan informasi tersebut kepada masyarakat.
“Kami percaya Batam tetap aman dan kondusif karena masyarakat Batam cerdas. Terima kasih atas antusiasme dan partisipasi masyarakat serta dukungan para stakeholder,” tutupnya.(hbb)









