Disdukcapil Batam Hadirkan Layanan Ketapel di Bazar Batamliciouz Selama Libur Nataru

257

Batam, Posmetrobatam.co: Pelayanan Lengkap (Ketapel) kini hadir di Bazar Batamliciouz dari tanggal 24 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, di Taman Pasific, Nagoya, Rabu (24/12/2025).

Program inovasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam mengajak masyarakat Batam untuk mengurus admintrasi kependudukan dengan mudah.

“Ini gerakan aksi pelayanan on location (Gaspol) lewat KETAPEl. Kami hadir di bazar Batamliciouz selama seminggu lebih. Selama libur pelayanan tetap buka di sini,” kata Kepala Disdukcapil Kota Batam, Adisthy di lokasi.

Ia mengatakan Ketapel ini merupakan bentuk pelayanan kependudukan yang memudahkan, dan menjangkau masyarakat dengan turun langsung ke lokasi.

“Keikutsertaan kita di bazar ini, sasarannya memang pengunjung dan warga sekitar untuk mengurus dokumen kependudukan mereka,” kata Adisthy.

BACA JUGA:  Bamus DPRD Kota Batam Bahas Rencana Kerja Tahun 2026

Dalam event ini, ada beberapa pelayanan yang dibuka di antaranya, pelayanan pengurusan Identitas Kependudukan Digital (IKD), cetak Kartu Identitas Anak (KIA), hingga perekaman e-KTP.

“Khusus perekaman e-KTP kami minta waktu tiga hari untuk mencetak fisiknya. Jadi yang perekaman hari ini (24/12/2027) bisa diambil fisiknya di lokasi ini tanggal H+2 setelah perekaman,” kata mantan Camat Lubuk Baja itu.

Ia menyampaikan program Ketapel Disdukcapil disambut baik oleh masyarakat. Terlihat setiap petugas turun ke lapangan, antusias sangat baik. Banyak warga yang memanfaatkan program ini untuk melengkapi data Kependudukan mereka.

“Pelayanan tidak ada libur. Di momen libur ini kami buka pelayanan langsung ke lokasi. Misalnyanya hari ini, sejak dibuka pelayanan langsung ramai. Tidak berhenti warga yang datang untuk memanfaatkan pelayanan Ketapel ini,” benernya.

BACA JUGA:  Penguatan Sinergi Pusat dan Daerah Batam Jadi Tuan Rumah Kunjungan Strategis Pejabat Pusat

Adisthy menegaskan untuk pelayanan ini tidak dipungut biaya alias gratis. Sehingga masyarakat dapat datang dengan membawa dokumen pendukung untuk layanan yang diinginkan.

“Lewat program ini kami juga gencar mensosialisasikan IKD kepada masyarakat. Saat ini sudah ada lebih kurang 58 ribu warga Batam yang sudah aktivasi. Kami berharap IKD ini makin banyak yang daftar, karena manfaatnya sama dengan e-KTP,” tutup Adisthy mengakgiri. (hbb)