Pelatihan Seni Kreatif & Panduan Perizinan Usaha Mudah Bersama Dinas Koperasi dan UMKM – Gabriel Berikan Pemahaman Bisnis untuk UMKM

653
Gabriel Safto Ara Anggito Sianturi BCom, SH, anggota DPRD Kota Batam.

Batam, Posmetrobatam.co: Sebagai anggota DPRD Batam yang konsen di bidang keuangan dan pengembangan ekonomi, Gabriel Safto Ara Anggito Sianturi BCom, SH. menginiasiasi untuk memberikan pelatihan kepada UMKM Kota Batam untuk mendukung pengembangan usaha.

Program ini digelar bersama Dinas Koperasi dn UMKM Kota Batam selama tiga hari di King Hotel, mulai tanggal 23, 24, dan 25 September tahun 2025.

“Saya mendapatkan amanah dan tugas dari partai di komisi 2. Komisi yang terkait di bidang ekonomi dan keuangan. Kegiatan yang dilaksanakan ini, dari kemarin adalah inisiasi saya bersama Dinas Koperasi dan UMKM melakukan pembinaan dan pelatihan,” paparnya saat memberikan sambutan di hari kedua dalam acara pelatihan tersebut.

Diakui politisi dari PDIP ini, di tahun pertamanya menjadi wakil rakyat, belum banyak yang bisa dikerjakannya. “Saya coba membangun untuk konsen saya dibidang finansial dan ekonomi. Khususnya kesiapan UMKM.

“Saya berharap UMKM kita bisa untuk bersaing. Saya juga sebagai pengusaha, memiliki pemahaman dalam dunia usaha memang beda pemahaman. Untuk memulai usaha ada namanya finasial manajemen. Nah, saya rasa ini ibu-ibu ini sudah cukup pandai untuk ini,” papar Gabriel menjelaskan.

BACA JUGA:  KM Osela Pecah di Perairan Pulau Gelasa, ABK Tenggelam Dievakuasi ke Kabil Batam

Dilanjurkan Gabriel, pemahaman kedua untuk memulai sebuah usaha, perli namanya manajeman untuk tenaga kerja. Kita harus bisa jadi bos, jadi leader dan harus tegas tapi humanis.

“Susah ya. Tapi ibu ibu ini lebih jago. Mislanya, Marah pada anaknya, siangnya juga tetap dicari. Kadang karyawan kita marahi tersinggung padahal salah, mungkin tersinggung dengan perkataan, tetapi tetap kita sama-sama membutuhkan,” Gabriel menambahkan.

Pelatihan Seni Kreatif dan Panduan Perizinan Usaha dengan Mudah ini, diharapkan Gabriel bisa menjadi awal yang bagus untuk terus mengembangkan kemampuan dan kesiapan UMKM di Kota Batam untuk bersaing di dunia usaha.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Batam Salim, S.Sos., M.Si, menjelaskan, Dinas Koperasi diamanahkan dalam rangka pembinaan UMKM termasuk koperasi.

“Ada amanah besar pertama terkait program Bapak Presiden yang kita kenal dengan Koperasi Merah Putih. Kita sudah terbentuk 64 kelurahan. Yang sudah efektif dua, Pulau Buluh dan Patam Lestari,” jelasnya memaparkan saat memberikan kata sambutan di hari pertam.

BACA JUGA:  Ini Rencana Pembangunan Jalan Batam 2025: BP Batam Butuh Dukungan Masyarakat

Dijelaskan Salim selanjutnya, sudah banyak berbagai program yang dilaksanaan selama ini. Disebutkan, salah satu program prioritas dari Walikota Batam, Amsakar Achmad pendanaan untuk UMKM berupa subsidi untuk bunga.

“Salah satu program prioritas tentang pemberian subsidi bungan nol persen. Saat ini bekerja sama dengan BTN. Disiapkan untuk kita meminjam 20 juta minimal dan bunga ditanggung pemerintah. Dan realisasi sampai dengan akhir agustus, yang mengajukan sudah cukup banyak ada 741, tapi yang lolos masih minim. Karena memang persyaratan bank cukup ketat,” Salim memaparkan.

Dari ratusan UMKM yang mengajukan pinjaman, dijelaskan Salim, rata-rata yang tertolak oleh bank, terkait dengan SLIK OJK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) yang dikelola oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 2018. “Dulu istilahnya BI Checking,” Salim menegaskan.

Dikatakan Saling, ada10 prioritas usaha yang diakomodir oleh BTN. Salah satunya, terkait dengan lokasi atau tempat yang permanen.

“Jadi Kaki lima tidak bisa. Yang tidak kalah mengahambat, adalah jarak radius. Pelayanan di BTN Batam Centre dan Batuaji. Kalau di luar radius itu tidak di loloaskan. Kita sudah berkoordinasi agar persyarakat dilonggarkan. kalau slik ojk tidak bisa ditoleransi. Kalau jarak dan usaha masih dipertimbangkan, capaian baru sebelas. Sedangkan Anggaran yang disipaklan ada Rp3 miliar,” tutur Salim menjelaskan.

BACA JUGA:  Peringatan Dini Banjir ROB di Batam, Berlaku 4–13 Desember 2025

Dengan pelatihan ini, dikatakan Salim diharapkan, tata kelola manajerial, perizinan untuk UMKM memasuki pasar ritel. Begitu juga dari sisi kreatif produk.

“Harapan kita yang sudah ada usaha coba pikirkan kreasi yang terbaru yang memiliki daya tarik. Contoh kuliner, kalau misala bolu kue, dikreasikan dengan toping yang lebih menarik. Begitu juga dengan yang tenun, batik misalnya motif lain kreasi yang lebih bisa dikembangkan,” kata Salim lagi.

Kegiatan ini menurut Salim, dilaksanakan selama tiga hari.

“Kegiatan ini dari pokirnya Pak Gabriel dan diikuti oleh 160 peserta. Harapan kami tentunya pelatihan yang disiapkan oleh Pemko melalui Dinas koperasi bisa diikuti sampai selesai.

Diacara pembukaan pelatihan ini juga dihadiri oleh Walikota Batam Amsakar Achmad yang diwakili oleh Nurjali S sos, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Walikota Batam.(***)