Batam, Posmetrobatam.co: Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Riau kembali menggelar Gebyar Melayu Pesisir (GMP) 2025 sebagai ajang promosi dan pemberdayaan pelaku UMKM, digelar di One Batam Mall mulai Rabu, 20 Agustus 2025, dan berlangsung hingga 24 Agustus 2025.
Tahun ini, GMP hadir dengan rangkaian acara yang lebih padat dan terfokus pada penguatan kapasitas pelaku UMKM, memperluas akses pasar, serta mengangkat budaya Melayu sebagai identitas daerah Kepri.
Adik Afrinaldi, Asisten Direktur sekaligus Kepala Tim Implementasi KEKDA BI Kepri dan Ketua Panitia GMP 2025, menyatakan bahwa kegiatan ini menampilkan berbagai agenda mulai dari opening ceremony dengan fashion show, talk show tematik, hingga pameran produk UMKM hasil inkubasi dan kurasi BI Kepri.
“Kami memamerkan produk UMKM yang sudah kami bina dan latih. Selain itu, selama acara berlangsung ada laporan penjualan, pembiayaan UMKM, dan kolaborasi dengan perbankan untuk memperkuat akses permodalan,” ujar Adik.
Rangkaian acara juga mencakup talk show bertema fashion, halal UMKM, digitalisasi, dan ekspor. Pengunjung dapat menikmati hiburan lomba seni kompang, yel-yel khas UMKM, serta fun run 5K dengan hadiah menarik. Penutupan acara akan dimeriahkan oleh penampilan musisi Pongki.
Lebih dari 100 UMKM binaan BI Kepri berpartisipasi dalam GMP 2025, didukung juga oleh pelaku usaha dari berbagai daerah di Kepri serta perbankan nasional seperti BCA dan Bank Mandiri.
Meski antusiasme tinggi, Adik Afrinaldi mengakui tantangan utama pelaku UMKM Kepri saat ini adalah produktivitas dan kapasitas suplai yang masih terbatas, bukan akses pasar.
“Permintaan ekspor ke Singapura dan Malaysia ada, tapi suplai kita belum maksimal. GMP ini juga bertujuan meningkatkan produktivitas agar UMKM bisa memenuhi permintaan tersebut,” katanya.
GMP tidak hanya sebagai wadah promosi, tapi juga forum membangun jejaring bisnis, meningkatkan literasi keuangan, dan membuka akses ekspor. Target transaksi selama kegiatan ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Sebelumnya, BI Kepri telah mengadakan serangkaian pelatihan dan inkubasi usaha melalui program “Road to GMP”. Acara puncak di One Batam Mall menjadi momentum menampilkan hasil pembinaan tersebut.
“Gebyar Melayu Pesisir adalah strategi memperkuat daya saing UMKM, khususnya untuk menembus pasar Singapura dan Malaysia. Batam dan Kepri sebagai daerah perbatasan memiliki peluang besar,” ajak Adik Afrinaldi.
Masyarakat diundang untuk hadir dan meramaikan GMP 2025 di One Batam Mall mulai 21 hingga 24 Agustus 2025 dengan beragam kegiatan menarik dan edukatif.(hbb)









