Awak Pesawat Investor Saham, Kolaborasi BEI dengan Industri Aviasi

73

Posmetrobatam.co: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA), PT Citilink Indonesia, PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP), dan PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) meluncurkan program Awak Pesawat Investor Saham di Main Hall BEI, Kamis (21/5). PT Korea Investment Sekuritas Indonesia dan PT Phintraco Sekuritas turut mendukung program yang menjadi bagian dari pembukaan Sharia Investment Week (SIW) 2026 tersebut.

Program ini merupakan kolaborasi BEI dan industri aviasi untuk meningkatkan literasi keuangan serta pemahaman investasi pasar modal bagi pekerja sektor penerbangan di Indonesia.

Pjs. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan program Awak Pesawat Investor Saham bertujuan mendorong pekerja industri aviasi memiliki perencanaan keuangan yang lebih baik, mempersiapkan masa depan dan pensiun, serta menghindari investasi ilegal.

BACA JUGA:  Pusat Data Nasional Diretas, Prosperita Bagi Kiat Keamanan Siber

“Kami berharap pekerja industri aviasi semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi yang legal, terukur, serta sesuai tujuan keuangan masing-masing,” ujar Jeffrey.

Seiring pertumbuhan investor pasar modal Indonesia, BEI terus memperluas edukasi dan inklusi investasi ke berbagai profesi, termasuk industri aviasi. Hingga 30 April 2026, jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 26.486.735 Single Investor Identification (SID), naik 30,17% dibanding akhir 2025. Jumlah investor saham juga mencapai 9.562.675 SID atau tumbuh 11,14% dibanding akhir 2025.

BEI berharap peningkatan jumlah investor pasar modal diikuti partisipasi yang lebih luas dari berbagai profesi.

BEI menggelar seremoni pencanangan program melalui penyematan pin logo Aku Investor Saham kepada perwakilan pekerja industri aviasi, mulai dari pilot, pramugara, pramugari, hingga personel operasional penerbangan lainnya. Kegiatan juga mencakup penyerahan cendera mata kepada pimpinan perusahaan aviasi dan dukungan simbolis pembukaan rekening investasi.

BACA JUGA:  Apartemen Milik Mantan Penjabat Wali Kota Pekanbaru di Batam Disita Polisi

Selanjutnya, kegiatan edukasi keuangan dan pasar modal akan disesuaikan dengan kebutuhan serta kebijakan internal masing-masing perusahaan. Program edukasi dapat berlangsung secara luring melalui kunjungan ke perusahaan atau Gedung BEI, maupun secara daring melalui platform digital.

Melalui program ini, BEI menargetkan edukasi dapat menjangkau ribuan pekerja industri aviasi secara bertahap. Kolaborasi berkelanjutan antara BEI, perusahaan, institusi, asosiasi, dan komunitas diharapkan mampu memperluas literasi dan inklusi pasar modal ke berbagai industri serta memberi dampak positif bagi masyarakat Indonesia.(*/hbb)