Pemuda Terjun di Jembatan 3 Barelang Ditemukan Meninggal, 4 Hari Dicari Tim SAR

49

Batam, Posmetrobatam.co: Setia Budi (24) yang jatuh di Jembatan 3 Barelang, Kota Batam, berhasil ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia dan dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepulauan Riau.

Jenazah Setia Budi ditemukan di hari keempat operasi pencarian dan pertolongan yang dilaksanakan oleh SAR gabungan dari unsur Basarnas, Ditpolairud Polda Kepri, Polresta Barelang Bakamla, Polsek Bulang dan juga masyarakat pada Sabtu (21/2).

“Korban yang terjatuh dari Jembatan 3 Barelang pada Rabu (18/2) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” kata Kapala SAR Tanjungpinang Fazzli.

Jenazah Setia ditemukan pada pukul 10.40 WIB berjarak 0,5 nautical mile (NM) dari lokasi jatuhnya. Pencarian terhadap Setia telah dilakukan sejak kabar jatuhnya diterima Rabu (18/2).

BACA JUGA:  Cari Solusi Sengketa Lahan Bengkong Palapa II, DPRD Fasilitasi Warga dan PT SBS

Tim SAR berjumlah 15 orang, melibatkan peralatan SAR berupa satu set Rubber Boat Pos SAR Batam, RIB Bakamla, RIB 03 Ditpolairud Polda Kepri, KP Polair Polresta Barleang serta long boat milik nelayan.

Hari kedua Kamis (19/2) pencarian Setia sempat dihadang cuaca buruk, hujan sedang hingga lebat yang melanda Kota Batam satu hari penuh membuat operasi SAR dihentikan sementara.

Pencarian dilanjutkan pada hari ketiga, Jumat (20/2), dengan kondisi cuaca mendukung dilakukan pencarian satu hari penuh, namun tidak membuahkan hasil.

Keberadaan Setia baru ditemukan pada pencarian hari keempat, siang dalam kondisi masih utuh dan bisa dikenali.

“Kondisi korban ditemukan masih dapat dikenali,” kata Kepala Pos SAR Batam Dedius.

BACA JUGA:  Nurdin Basirun Meneteskan Air Mata di Pelukan Ansar

Dengan telah ditemukannya korban, Tim SAR gabungan melaksanakan debriefing. Pada pukul 12.00 WIB operasi SAR resmi dinyatakan ditutup.

Adapun Setia Budi dikabarkan melompat dari Jembatan 3 Barelang. Menurut informasi keluarga, tindakan itu dipicu oleh persoalan pribadi.

Ini merupakan kasus bunuh diri pertama yang dievakuasi oleh SAR gabungan di tahun 2026.

Pada tahun 2025 terjadi empat kejadian bunuh diri, satu di antaranya berhasil dicegah oleh warga. Sedangkan pada tahun 2024 juga terjadi empat kejadian bunuh diri dan satu berhasil dicegah.

Polsek Bulang telah memasang spanduk imbauan di Jembatan 3 Barelang sebagai upaya mencegah aksi serupa terjadi. Masyarakat sekitar jembatan juga sudah diajak untuk peduli dan dapat mencegah aksi bunuh diri.(ant)

BACA JUGA:  Pengembang Opus Bay akan Bebaskan Lahan di Marina Sekupang, Ini Permintaan Pemilik Kebun