Batam, Posmetrobatam.co: ARTOTEL Batam kembali menghadirkan ruang eksplorasi seni kontemporer melalui dua pameran tunggal di ARTSPACE: Organic Syntax karya Era Premakara dan Layers of Becoming karya Abyu Amanda Aldi.
Berlangsung pada 30 Oktober 2026 hingga 28 Februari 2027, kedua pameran ini mengangkat perspektif berbeda tentang hubungan manusia dengan alam, teknologi, dan realitas yang membentuk kehidupan sehari-hari.
Melalui pendekatan artistik yang khas, Era Premakara mengeksplorasi persinggungan antara alam, memori personal, dan teknologi digital. Sementara itu, Abyu Amanda Aldi mengajak pengunjung mempertanyakan bagaimana gambar membentuk persepsi dan memengaruhi cara kita memahami dunia. Bersama-sama, kedua pameran ini menjadikan seni sebagai ruang refleksi sekaligus kesempatan untuk menemukan perspektif baru.
“Melalui ARTSPACE, ARTOTEL Batam ingin terus menghadirkan ruang bagi para seniman untuk menyampaikan gagasan, perspektif, dan kreativitas kepada masyarakat. Seni bukan hanya tentang apa yang kita lihat, tetapi juga tentang bagaimana kita memahami dan merasakan sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Kehadiran Organic Syntax dan Layers of Becoming mengajak pengunjung mengeksplorasi ide-ide baru sekaligus membangun apresiasi yang lebih mendalam terhadap seni kontemporer,” ujar Andi Anggreni, General Manager ARTOTEL Batam.
Dalam Organic Syntax, Era Premakara mengeksplorasi hubungan antara alam, teknologi, dan pengalaman manusia. Pameran ini berangkat dari pertanyaan tentang makna hubungan yang autentik di tengah kehidupan yang semakin dimediasi teknologi digital.
Dengan memadukan fotografi dan pemrograman C++, Era mengolah gambar berbagai bentuk organik seperti tanaman, bunga, akar, buah, dan hamparan sawahmenjadi struktur visual melalui proses komputasional. Alam tidak sekadar hadir sebagai objek, tetapi juga menjadi medium untuk menyampaikan memori personal, perjalanan hidup, dan hubungan manusia dengan tempat asalnya.
Jahe menjadi metafora bagi akar dan asal-usul: hal-hal yang membentuk diri dan tetap bertahan di tengah perubahan. Sementara itu, bunga merepresentasikan pertumbuhan, perkembangan, mekarnya kehidupan, dan transformasi seiring waktu. Berbagai jenis bunga dalam karya Era juga terhubung dengan periode tertentu dalam hidupnya, menjadikan bentuk-bentuk botani sebagai fragmen memori personal.
Perpaduan unsur organik dan teknologi melahirkan sebuah paradoks: sesuatu yang berasal dari alam diterjemahkan menjadi data, sementara sistem ciptaan manusia menghasilkan visual yang tak selalu dapat dikendalikan sepenuhnya.
Organic Syntax juga menyoroti hubungan manusia dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) dan kemungkinan hadirnya keintiman digital. Alih-alih memberikan jawaban pasti tentang apakah hubungan yang dimediasi AI dapat dianggap nyata atau sekadar simulasi, karya-karya Era mengajak pengunjung merenungkan ketidakpastian tersebut. Pameran ini turut mempertanyakan bagaimana pengalaman emosional tetap bermakna, bahkan ketika interaksi yang memicunya berlangsung melalui teknologi.
Dalam pameran tunggal Layers of Becoming, Abyu Amanda Aldi mengamati bagaimana gambar membentuk persepsi manusia tentang diri sendiri dan lingkungan. Di tengah pesatnya perkembangan media sosial, produksi gambar yang kian masif, dan kemunculan AI, cara manusia menciptakan, mengonsumsi, dan memaknai gambar terus berubah.
Melalui karya lukis, Abyu melapisi permukaan kanvas dengan material seperti tali dan kain kasa (cheesecloth). Proses menanamkan dan melepaskan material tersebut menghasilkan tekstur berupa garis-garis halus yang sebagian mengaburkan gambar. Pendekatan ini mengurangi keteridentifikasian objek sekaligus menantang ekspektasi yang terbentuk dalam pikiran maupun kehidupan sehari-hari.
Bagi Abyu, lukisan menjadi bentuk resistensi terhadap kebiasaan mengidentifikasi dan memberi makna secara terburu-buru. Dengan mengaburkan sebagian elemen visual, karya-karyanya membuka ruang interpretasi yang lebih luas. Pengunjung diajak mempertanyakan apa yang mereka lihat, apa yang luput dari perhatian, serta bagaimana pengalaman dan ingatan pribadi memengaruhi pemahaman terhadap sebuah gambar.
Pameran ini juga mengajak pengunjung bersikap lebih kritis terhadap alasan di balik produksi, konsumsi, dan penyebaran gambar di era digital. Informasi termasuk berita tidak selalu memiliki makna yang tetap. Pemaknaannya dapat berubah berdasarkan waktu, tempat, dan pengalaman orang yang melihatnya.
Meski menggunakan pendekatan berbeda, Organic Syntax dan Layers of Becoming bertemu pada satu gagasan: manusia membangun makna melalui pengalaman, persepsi, dan interaksi dengan dunia yang terus berubah.
Era Premakara mengajak pengunjung menelusuri hubungan antara alam, memori, dan teknologi. Sementara itu, Abyu Amanda Aldi merefleksikan bagaimana gambar membentuk pemahaman kita tentang realitas. Keduanya menghadirkan seni sebagai ruang terbuka tempat makna berkembang melalui proses melihat, merasakan, dan menafsirkan.
Melalui ARTSPACE, ARTOTEL Batam terus menghadirkan pengalaman seni yang mempertemukan kreativitas, gagasan, dan perspektif baru. Kedua pameran ini diharapkan mendorong pengunjung untuk tidak hanya menikmati karya secara visual, tetapi juga berdialog lebih dalam mengenai identitas, ingatan, teknologi, dan hubungan manusia dengan lingkungan.
Pameran Organic Syntax karya Era Premakara dan Layers of Becoming karya Abyu Amanda Aldi dapat dikunjungi di ARTSPACE, ARTOTEL Batam, pada 30 Oktober 2026 hingga 28 Februari 2027. Untuk informasi dan reservasi, hubungi +62 811-7758-922 atau ikuti Instagram resmi @artotelbatam.
Tentang ARTOTEL Batam
ARTOTEL Batam merupakan hotel butik di bawah jaringan Artotel Group yang mengusung konsep seni dan gaya hidup masa kini. Berlokasi di jantung kota Batam, hotel ini memudahkan tamu menjelajahi berbagai kawasan kota, baik untuk perjalanan bisnis maupun liburan. ARTOTEL Batam berjarak sekitar 30 menit dari bandara dan memadukan sentuhan seni Indonesia dengan arsitektur modern minimalis.
Hotel ini memiliki 138 kamar, satu restoran dan bar, ruang pertemuan berkapasitas hingga 180 orang, serta ruang pameran seni yang menjadi salah satu ciri khas hotel berbrand ARTOTEL.(*/hbb)
Tampilan:
Klik: 0
