Bintan, Posmetrobatam.co: Jembatan Kangboi arah lintas barat, mendadak macet pada Selasa (20/10) sore jelang petang, sekitar jam 16.30 WIB. Pengendara dari arah Tanjung Uban yang hendak menuju ke Tanjungpinang, terpaksa distop anggota Satlantas Polres Bintan.
Begitu juga sebaliknya, pengendara dari arah Tanjungpinang yang hendak menuju ke arah Tanjung Uban juga dihentikan.
Bus jemputan pegawai yang berisi 20 orang dari Dinas Pendidikan Bintan, terguling dan melintang di jembatan Kang Boi. Bus ini, berasal dari arah Tanjung Uban-Bintan Buyu. Bus itu hendak membawa pulang pegawai Disdik Bintan, dari Bintan Buyu, menuju ke Tanjungpinang.
Bagian kanan bus dihantam mobil putih Expander, yang diduga hilang kendali. Mobil Expander ini, datang dari arah Tanjungpinang, hendak menuju ke Tanjung Uban.
Seketika, bus pun terguling, hingga melintang menutupi jembatan, dan menabrak pagar pembatas jembatan, sampai penyok. Bersamaan dengan itu, penumpang yang ada di dalam bus, panik. Mereka berteriak karena ketakutan.
Saat terguling, beberapa penumpang, berusaha keluar dari dalam bus, sembari menolong pegawai yang masih terjebak di dalam bus.

Sementara Nova, sopir bus, juga berusaha menyelamatkan dirinya, dan juga penumpang bus.
Sedangkan pengemudi mobil Mitsubishi Expander terlihat mengalami luka parah, serta mobilnya ringsek di bagian kanan.
Pintu mobil pengemudi expander tak bisa dibuka, hingga harus mendapat pertolongan dengan membuka paksa bagian pintu mobilnya dengan linggis.
Tak lama, penumpang bus yang tak lain pegawai Disdik Bintan yang banyak terkapar di sisi kanan jembatan, beserta ketiga penumpang expander, segera dilarikan ke rumah sakit. Pegawai Disdik semua dilarikan ke RSUP RAT, sedangkan tiga penumpang expander dilarikan ke RSAL, untuk segera mendapatkan pertolongan medis.
Perlahan, bus dan mobil expander yang ringsek dievakuasi menuju ke kantor Polres Bintan.
Kasatlantas Polres Bintan, Iptu Yelvis yang berada di lokasi kejadian, menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Korban hanya mengalami luka parah, baik itu penumpang bus dan juga pengemudi mobil expander dan penumpang di dalamnya.
Berdasarkan olah TKP, bus jemputan pegawai itu terguling akibat dihantam mobil expander dari arah yang berlawanan, yaitu dari arah Tanjungpinang.
Mobil expander hilang kendali. Pengemudi expander mengambil jalur kenan, hingga menabrak bagian kanan bus. Akibat kejadian itu, bagian kanan mobil expander ringsek, dan bus terguling hingga posisi melintang, menutup jembatan.
Di lokasi kejadian, Kepala Dinas Pendidikan Bintan, Nafriyon yang kebetulan juga hendak pulang dari kantor Bintan Buyu, menjelaskan, pihaknya juga kaget saat melihat insiden bus terguling. Ternyata di bus itu adalah pegawai Disdik Bintan.
Secepat itu juga, Nafriyon segera memanggil ambulance milik Dinas Kesehatan Bintan, untuk membawa korban/penumpang bus, menuju ke rumah sakit.
Melihat kejadian na’as ini, pegawai Disdik Bintan diberikan kelonggaran waktu untuk melakukan pemulihan, sehingga diberlakukan Bekerja dari Rumah (BDR) sampai yang bersangkutan sehat. (aiq)
Tampilan:
Klik: 0













