Batam, Posmetrobatam.co: Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bhakti Tidar Nusantara (Bhatara) kembali mendapatkan kepercayaan dari Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) untuk menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi sumber daya manusia (SDM) BP Batam. Kegiatan ini dilaksanakan pada 19–23 Oktober 2026 di Hotel Santika Batam, dengan total peserta sebanyak 102 orang.
Pelatihan dibuka oleh Kepala Bagian Perencanaan, Pengembangan dan Administrasi SDM, Santo Prastowo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi SDM, khususnya dalam memahami dan menerapkan prinsip-prinsip keselamatan dan kesehatan kerja sesuai bidang tugas masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, LPK Bhatara dihadiri langsung oleh Direktur Utama, Dwifung WS. “Ini merupakan komitmen kita dalam mendukung peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan yang terstruktur, berorientasi pada kompetensi, serta relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Dwifung.
Pelatihan dan sertifikasi kali ini mencakup tiga bidang kompetensi K3, yaitu, Pelatihan K3 Listrik, diikuti 28 peserta; Pelatihan K3 Konstruksi, diikuti 31 peserta; serta Pelatihan K3 Lingkungan, diikuti 43 peserta.
Dengan demikian, total peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai 102 orang, yang terbagi dalam tiga kelompok pelatihan sesuai bidang kompetensinya.
Pelaksanaan pelatihan tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman peserta mengenai identifikasi potensi bahaya, pencegahan kecelakaan kerja, pengendalian risiko, serta penerapan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan operasional.
“Kepercayaan yang diberikan BP Batam kepada LPK Bhakti Tidar Nusantara menjadi wujud kolaborasi dalam pengembangan kompetensi tenaga kerja yang profesional dan berorientasi pada keselamatan,” sebut Dwifung.
Bagi Bhatara, kepercayaan ini sekaligus menjadi tanggung jawab untuk menjaga mutu penyelenggaraan pelatihan, kualitas pembelajaran, serta pencapaian kompetensi peserta sesuai dengan standar yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, Dwifung berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga mampu membangun budaya kerja yang mengutamakan keselamatan, kepatuhan terhadap prosedur, dan pengelolaan risiko secara berkelanjutan.(chi)
Tampilan:
Klik: 0













