Puluhan Ribu KK di Batam Daftar sebagai Penerima Bansos, Sagulung Paling Banyak

Batam, Posmetrobatam.co: Masyarakat Batam yang mendaftarkan data keluarga dalam Perlindungan Sosial (Perlinsos) mencapai puluhan ribu Kepala Kekuarga (KK). Namun diperkirakan banyak masyarakat yang belum mendaftar, dan diupayakan adanya perpanjangan pendaftaran.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan mengatakan, masyarakat yang tidak terdaftar di basis data Perlinsos hingga 31 Agustus tidak dapat difasilitasi dalam program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Hingga pemutakhiran data per Sabtu (29/8), tercatat 97.997 kepala keluarga (KK) di Kota Batam telah terdaftar dalam basis data Perlinsos dari total 508 ribu KK di Batam.

Dari total pendaftar, 84.273 KK difasilitasi melalui 3.210 Agen Perlinsos, sedangkan 13.724 KK melakukan pendaftaran secara mandiri.

BACA JUGA:  Ranperda Angkutan Massal Berbasis Jalan, Disetujui Menjadi Perda

Ia mengatakan, pemutakhiran data kependudukan dan pendaftaran Perlinsos berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) menjadi bagian penting dalam mendukung penyaluran program perlindungan sosial.

“Data yang akurat diperlukan agar berbagai program jaminan dan bantuan sosial pemerintah dapat disalurkan secara transparan, tepat sasaran dan akuntabel,” katanya, Senin (31/8).

Akses ke Portal Perlinsos dilakukan dengan login menggunakan IKD pada portal perlinsos.kemensos.go.id.

Dari 12 kecamatan di Batam, Sagulung menjadi wilayah dengan jumlah pendaftar tertinggi yakni 18.336 KK.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Batam, Zulkifli Aman mengatakan pendaftaran Perlinsos bagian dari program percontohan yang dimulai sejak awal Juli dan akan berakhir pada 31 Agustus 2026.

BACA JUGA:  Inflasi Batam Tembus 3,99 Persen, Emas hingga Tarif Pesawat Jadi Pemicu

“Kita sebenarnya menargetkan paling tidak 30-40 persen dari seluruh KK. Dengan waktu yang singkat, kita belum mampu mencapai target itu. Mudah-mudahan ada perpanjangan hingga Desember supaya semakin banyak masyarakat yang bisa mendaftar,” katanya.

Pemko Batam telah melakukan sosialisasi di seluruh 12 kecamatan hingga tingkat kelurahan terkait dengan program tersebut.

“Kalau sosialisasi sudah diratakan di seluruh kecamatan Batam. Kami juga perluas ke sekolah, perguruan tinggi, kader, RT/RW dan posyandu,” kata dia.

Untuk tahap percontohan ini, terdapat dua program bantuan yang menjadi sasaran, yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Ia menjelaskan, data hasil pendaftaran Perlinsos akan menjadi salah satu referensi penyaluran bansos pada tahun depan.

BACA JUGA:  TNI AL Ikut Evakuasi MT Liberty Yang Kandas di Perairan Karimun

“Ini referensi untuk tahun depan. Kalau yang sudah diverifikasi di sistem, semester pertama tahun depan sudah bisa mendapatkan bansos tersebut karena sistem sudah menyatakan dia layak,” katanya.(ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *