Batam, Posmetrobatam.co: Mengendarai Honda Vario Evo 160 tipe CBS memberikan pengalaman berbeda bagi penulis. Hari pertama Motor matik ini langsung diajak menempuh perjalanan panjang dari Batam Centre menuju Tanjung Uncang, sebelum digunakan berkeliling sejumlah ruas jalan di Kota Batam.
Penulis membawa kuda besi matik jenis Vario Evo 160 CBS mengaspal di jalananan Kota Batam. Dari kawasan Batam Centre, perjalanan berlanjut menuju Tanjung Uncang dengan kondisi jalan yang cukup beragam.
Selain jalanann yang luas. Nah, rute ini dikenal dengan ramai pengendaraan. Tapi hal itu bukanlah mudah bagi penulis. Di jalan penulis bertemu dengan pengendara lainnya mulai di persimpangan, kendaraan berat, jalan menanjak, hingga sejumlah ruas yang membutuhkan konsentrasi lebih.
Sejak awal perjalanan, penulis mencoba tidak hanya melihat motor dari sisi tampilan. Posisi berkendara, respons mesin, pengereman, hingga kenyamanan saat melaju menjadi perhatian.
Melaju dari Batam Centre menuju Tanjung Uncang, Vario Evo 160 CBS terasa cukup mudah dikendalikan. Ukurannya masih bersahabat untuk digunakan menyelip di tengah kepadatan lalu lintas, tetapi tetap memberikan rasa stabil ketika melaju di jalan yang lebih terbuka.
Perjalanan cukup panjang itu juga menjadi ujian pertama. Motor tidak hanya digunakan untuk perjalanan ke tempat tujuan, tetapi terus diajak berpindah dari satu kawasan ke kawasan lainnya.
Setelah perjalanan Batam Centre-Tanjung Uncang, penulis mengajak Vario Evo 160 CBS berkeliling di sekitaran Batam Centre hingga kawasan Nagoya. Cukup lincah dan nyaman apalagi pengendara berbodi besar.
Dalam beberapa hari, motor kembali diajak menyusuri sejumlah ruas jalan di Batam. Pola penggunaan pun semakin beragam. Mulai dari jalan perkotaan yang padat, berhenti di persimpangan, melaju dalam kondisi lalu lintas lancar, hingga menghadapi perjalanan yang cukup panjang.
Motor tidak lagi sekadar digunakan dalam sesi test ride beberapa kilometer. Vario Evo 160 CBS benar-benar dipakai sebagai kendaraan untuk menunjang mobilitas selama beberapa hari.
Pengalaman beberapa hari membuat penulis mulai bisa merasakan bagian mana yang menjadi kelebihan dan kekurangan motor. Satu lagi motor Vario Evo 160 CBS ini irit Bahan Bakar Minyak (BBM).
Perjalanan panjang membuat posisi duduk dan kenyamanan berkendara menjadi hal penting. Begitu juga ketika motor digunakan berulang kali dalam satu hari dengan jarak tempuh yang berbeda-beda. Saat berkendaraan, jangan lupa menggunakan helmet, jaket dan sarung tangan, karena cuaca di Batam lagi panas-panasnya.
Pengalaman beberapa hari menggunakan Vario Evo 160 CBS membuat penulis melihat motor bukan hanya dari angka dan spesifikasi di atas kertas. Tidak heran tagline “Salam Satu Hati” atau “One Heart” disematkan kepada Honda. (Habibi)
