Bintan, Posmetrobatam.co: Kepala Dinas Perkim Bintan, Mohammad Irzan S.T menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Bintan berupaya maksimal untuk menyelesaikan pembangunan Masjid Agung yang ada di area perkantoran Bintan Buyu. Sejauh ini, total anggaran yang telah digelontorkan pemerintah Kabupaten Bintan untuk pembangunan Masjid Agung itu, sebesar Rp22.229.510.000.
“Untuk menyelesaikannya sampai tahap akhir, diperlukan anggaran kurang lebih Rp25 miliar lagi,” lanjut Mohammad Irzan, serius.
Masih kata Mohammad Irzan, saat ini, sedang dilakukan proses pengerjaan pemasangan kubah utama, kubah anak, instalasi dan finishingnya.
“Di lokasi, sedang kita kerjakan pemasangan kubah utama, dan kubah anak (stainless gold). Plasteran dan acian kolom profil. Pemasangan instalasi listrik yang terdiri dari kabel induk, panel listrik, penerangan dan stop kontak. Pemasangan panel, groundtank, sumber air bersih (sumur bor). Pemasangan keramik tempat wudhu, dan penjaga masjid, serta pemasangan alat penangkal petir.
Untuk material finishingnya, sebagian diimpor dari Turki/ Persian,” terang Mohammad Irzan panjang lebar.
Keunggulan Masjid Agung Bintan Buyu itu, arsitekturnya megah, bernuansa Islami Modern. Kubah utama dan empat anak kubahnya, akan dihiasi dengan lapisan stainless gold.
Fasilitasnya, cukup lengkap. Selain area ibadah, tempat wudhu, akan disediakan toilet difabel, penjaga masjid, dan fasilitas pendukung lainnya yang ramah lingkungan.
Perlu diketahui juga, nantinya di masjid agung itu akan tersedia air minum gratis, dari sumber air yang telah dilakukan proses filtrasi yang cukup panjang.
“Proses pencarian sumber air bersih dan proses pemurniannya itu, cukup panjang. Nantinya, setelan dilakukan proses pemurnian, airnya bisa langsung dinikmati oleh jamaah di area masjid, dan juga masyarakat sekitar Bintan Buyu,” terang Mohammad Irzan lagi.
Ditambahkannya lagi, pembangunan Masjid Agung itu juga nantinya direncanakan bakal dilengkapi dengan gedung pertemuan (gedung ini letaknya di bagian bawah-red).
Gedung pertemuan ini, bisa dimanfaatkan untuk keperluan acara pernikahan, atau acara seremonial lainnya, dengan kapasitas bisa menampung 300 orang.
“Jadi, gedung bagian atas adalah masjid, dan di bawahnya, gedung serba guna yang bisa dimanfaatkan untuk acara pernikahan atau acara seremonial lainnya,” terang Mohammad Irzan penuh antusias.
Terakhir, Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Disperkim Bintan, mohon doa pada seluruh masyarakat Bintan, agar pembangunan masjid Agung Bintan Buyu, berjalan lancar tanpa hambatan. Targetnya, pemasangan kubah emas masjid agung, bisa dirampungkan tahun 2026 ini.
“Insya Allah, dengan demikian, jika di Bintan Utara ada gedung nasional, di Bintan Timur ada gedung Lembaga Adat Melayu, maka di Bintan Buyu, berdiri Masjid Agung beserta gedung serba gunanya,” pungkasnya.(aiq)
