Batam, Posmetrobatam.co: Ketua Umum KONI Kepri menjelaskan, ajang olahraga empat tahunan Porprov VI Kepri 2026 ini bukan sekadar ajang prestasi untuk atlet-atlet Kepri. Namun, dengan digelarnya iven ini, juga akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Kepri, terutama Tanjungpinang yang menjadi tuan rumah.
“Selain aspek olahraga, Porprov ini juga diharapkan untuk memberi dampak ekonomi dan sosial melalui pelibatan UMKM, kegiatan seni budaya, serta optimalisasi sektor pariwisata dan perhotelan,” tutur Usep saat mebahas persiapan Porprov bersama Posmetro Batam beberapa waktu lalu.
Porprov VI Kepri dijadwalkan berlangsung selama delapan hari mulai 1 – 8 November 2026. Ribuan atlet dari tujuh kabupaten dan kota akan bersaing memperebutkan prestasi sekaligus membuka peluang untuk masuk dalam pembinaan atlet Kepri menuju PON 2028.
Usep juga menjelaskan terkait pendanaan iven tersebut dari pemeritah. KONI mengajukan jauh jauh hari, di awal 2025, untuk multievent empa tahunan ini. Kata Usep, iven ini terus harus berlanjut, meski dengan keterbatasan dana.
“Kami harus membina atlet dengan dana Rp5,2 miliar, untuk atlet-atlet yang kemarin berprestasi di PON. Tapi kami tetap bertekad untuk melaksanakan ini sebaik mungkin,” ujarnya menjelaskan.
Namun menurut Usep, semua proses pelaksanaan tetap terus berjalan dengan anggaran yang sudah ada. Tapi semangat atas dukungan dari pengprov pengprov, cabor-cabor sangat luar biasa.
“Memang inilah pahlawan olahraga. Ada beberapa cabor contoh, seperti sepakbola, itu dilaksanakan sebelum porpov dimulai sudah arus berlangsung. Inilah kesanggupan dari para cabor luar biasa,” papar Usep.
Saat ini, KONI sudah memerpsiapkan semuanya. 32 cabor standarrissinya harus sesuai. Karena ivent ini juga jenjang untuk prapon, pon dan porwil.
“Tapi insyaallah untuk indoor kita sudah sesuai standar, sudah siap. Seperti basket, voli dan sepakbola sudah ada,” kata Usep lagi.
Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi pesta olahraga masyarakat Kepulauan Riau, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet-atlet terbaik daerah dalam mempersiapkan diri menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
“Bersatu, Bersinergi, Berprestasi menuju Porprov VI Kepulauan Riau 2026 yang sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses administrasi, dan sukses pembinaan atlet,” lanjut Usep menjelaskan.(*)
