Posmetrobatam.co: Pelabuhan International Tanjungbalai Karimun menjadi salah satu pelabuhan untuk keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sah. Kamis (13/8) sebanyak 10 PMI diberangkatkan melalui pelabuhan resmi ini. Ke 10 PMI dengan tujuan negara Malaysia ini langsung di fasilitasi oleh BP2MI Karimun, Kepri.
10 PMI tercatat merupakan pekerja migran yang berangkat melalui skema mandiri dengan tujuan Malaysia.
Kordinator BP2MI Karimun, Kepri Ronal Simanjuntak yang dikonfirmasi saat turun langsung dalam melakukan pemberangkatan PMI Legal tersebut mengatakan 10 orang PMI yang diberangkatkan saat ini dengan tujuan Malaysia, dari melalui jalur mandiri/profesional.
“10 PMI yang kita fasilitasi keberangkatannya melalui jalur Mandiri/Profesional, sebanyak 10 Orang, dengan pendidikan SMA sederajat, untuk negara penempatan Malaysia dari sektor Formal (Bekerja pada Pemberi Kerja Berbadan Hukum) dalam jabatan welder 6G GTAW. Kesepuluh PMI ini berasal dari Karimun, Batam, Kepri dan Banda Aceh,” kata Ronal di Pelabuhan International Tanjungbalai Karimun, Kamis pagi.
Ia juga menyebutkan fasilitas yang diberikan BP2MI Karimun ini terhadap pemberangkatan PMI secara dah bukan yang pertama kali.
“Sudah beberapa kali kita lakukan, Rata-rata negara tujuan Malaysia namun ada juga ke Serbia, Eropa,” ucapnya lagi.
Sebelum diberangkatkan ke 10 calon PMI ini juga sudah diberikan materi Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) dengan sejumlah materi yang sudah ditentukan termasuk terkait perlindungan hingga hal-hal yang perlu dihindari termasuk narkoba, radikalisme dan TPPO.
“Sebelum diberangkatkan calon PMI dibekali dengan informasi dan pemahaman sebelum keberangkatan. Calon PMI juga dipastikan telah memenuhi persyaratan administratif dan lulus verifikasi dokumen,” ucapnya lagi.
Ditegaskannya juga para PMI sekema mandiri yang diberangkatkan ini tentunya setelah melalui prosedur yang telah diatur diantaranya perusahan di negara tujuan yang berbadan hukum dan tentunya memiliki visa Bekerja di Negara Penempatan Malaysia
“10 PMI yang kita berangkatkan hari melalui sekema Mandiri/profesional bekerja di perusahan
Iron Field Engginering SDN.BHD di Malaysia dengan jabatan Welder 6G GTAW. Dimana mereka mencari informasi lowongan melalui secara mandiri baik dari relasi hingga mencari secara online seperti di website Jobstreet atau informasi lowongan pekerjaan di luar negeri yang terpercaya. Calon PMI juga wajib mendaftarkan diri secara mandiri melalui SISKOP2MI menggunakan NIK dan memenuhi dokumen sah agar terlindungi hukum. Setelah terverifikasi baru di fasilitasi keberangkatannya oleh BP2MI Karimun,” tutupnya.
Pelepasan PMI secara resmi ini juga dihadiri Kapolsek KKP Polres Karimun.(ria)
