Persiapan Menghadapi Porprov VI 2026, KONI Kepri Ubah Sistem Administrasi dengan Memanfaatkan Teknologi

Ketua Umum KONI Kepri, Usep RS.

Batam, Posmetrobatam.co: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepulauan Riau (Kepri) mulai mengubah sistem administrasi penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI 2026 dengan memanfaatkan teknologi informasi. Pendaftaran atlet dan cabang olahraga dari kabupaten dan kota dilakukan secara daring.

Ketua Umum KOni Kepri Usep Rahmat S, mengatakan, Usep mengatakan, Porprov VI akan mempertandingkan 32 cabang olahraga. Ajang ini diikuti tujuh kabupaten dan kota se-Kepri dengan melibatkan ribuan atlet.

“Sekarang persiapan sudah entry by number. Semuanya menggunakan IT. Pendaftaran cabang olahraga dari kabupaten dan kota dilakukan secara online,” kata dia.

Dipetegas Usep, sistem tersebut diterapkan agar proses pendataan peserta lebih terukur dan administrasi pertandingan dapat dilakukan secara lebih tertib.

BACA JUGA:  Setelah Pelari Kenya, Singapura dan India Ikut Berlari di Event Lari Batam 10K 2026

“Porprov keenam akan dilaksanakan di Tanjungpinang. Kami mengimbau masyarakat Kepri ikut berpartisipasi dan menyukseskan kegiatan ini,” kata Usep.

Menurut Usep, Porprov kali ini bukan sekadar kompetisi antardaerah. Ajang tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan dan seleksi atlet Kepri menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Karena itu, Usep berharap, KONI kabupaten dan kota agar mempersiapkan atlet terbaik untuk berlaga di Porprov nanti. Hasil kompetisi akan menjadi salah satu bagian penting dalam pemetaan prestasi atlet Kepri menghadapi agenda olahraga nasional.

Dari 32 cabang olahraga yang dipertandingkan, sepak bola menjadi salah satu cabang yang mendapat perhatian. Namun, Usep menegaskan seluruh cabang olahraga yang masuk dalam Porprov harus dipersiapkan oleh kabupaten dan kota peserta.

BACA JUGA:  Kapten Vietnam: Indonesia Tidak Tim Kuat, Meraih Tiga Poin Bukan Hal Mustahil

“Ini juga untuk persiapan menuju PON 2028 di NTT dan NTB,” ujarnya.

Porprov VI Kepri dijadwalkan berlangsung selama delapan hari. Ribuan atlet dari tujuh kabupaten dan kota akan bersaing memperebutkan prestasi sekaligus membuka peluang untuk masuk dalam pembinaan atlet Kepri menuju PON 2028.

Usep berharap pelaksanaan Porprov VI tidak hanya menghasilkan prestasi olahraga, tetapi juga berjalan tertib dari sisi penyelenggaraan dan administrasi.

“Kami berharap sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses administrasi,” katanya yang menjadi tagline Proprov kepri yang selalu digaungkannya selama ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *