Tiba-tiba Pria Pakaian Serba Hitam Masuk Vihara di Batam dan Merusak, Ini Ciri-ciri Pelaku

BATAM, POSMETROBATAM.CO: Vihara Dharma Murni, Kavling Lama, Sagulung diserang orang tidak kenal (OTK), Kamis (8/7) pukul 21.00 WIB. Pelaku yang mengenakan pakaian serba hitam ini juga membawa sebilah parang dan melakukan pengrusakan di tempat ibadah tersebut.

Dalam insiden itu, tidak ada korban jiwa. Namun pelaku yang hanya seorang diri sempat mengejar dan mengancam penjaga dan pengunjung Vihara yang sedang menjalankan ibadah. 

“Akibat penyerangan ini, beberapa patung dan perlengkapan rumah ibadah di bagian luar pecah,” ucap Penya, penjaga Vihara.

Penya menjelaskan, pelaku masuk secara tiba tiba ke kawasan Vihara. Bahkan saat melakukan penyerangan, pelaku menutupi wajahnya dengan balutan kain serba hitam.

BACA JUGA:  Tanpa Disadari, Perilaku Ini yang dapat Merusak Hubungan dengan Orang Sekitar

“Ia (pelaku) masuk begitu saja sambil menenteng sebilah parang, lalu ia langsung melakukan pengrusakan,” sebut Penya.

Aksi anarkis tersebut sempat dicegah oleh umat yang sedang ibadah di sana. Namun kelakuan pria tersebut semakin menjadi-jadi dan selalu melancarkan serangan membabibuta, warga pun memilih menghindar.

“Saat kami menghindari pelaku ini, ia pun langsung merusak patung dan meja-meja lilin dan dupa yang ada di depan,” jelas Penya.

Penya melanjutkan, ia serta umat Budha yang sedang menjalankan Ibadah tidak mengenali pelaku. Hanya saja, Penya pernah lihat mirip pelaku lewat pakai motor sambil tariak-tariak di depan Vihara seperti mau mengusik kegiatan ibadah.

“Kayak ada gangguan jiwa gitu, tapi saya tidak kenal siapa dia,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Kim Young Dae jadi Suami Palsu Shin Min Ah

Untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat, Kapolresta Barelang, Kombes H. Ompusunggu dan jajarannya langsung mendatangi lokasi kejadian. Tidak butuh waktu lama, pelaku berhasil diamankan tim Jatanras.

“Iya, tadi ada kejadian pengerusakan rumah ibadah, tapi pelakunya sudah berhasil kami amankan,” sebutnya.

Dalam hal tersebut, H. Ompusunggu menegaskan kejadian ini tidak ada sangkut paut dengan singgungan antar umat beragama. Ini murni pelaku kejahatan yang dilakukan oleh orang yang diduga kuat memiliki gangguan jiwa.

“Memang agak lain pelaku ini. Tapi akan kami periksa kejiwaannya,” pungkasnya.(jho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *