Suhadi Dianugerahi Gelar Pangeran Anom dari Kerajaan Mempawah Kalbar

416

Batam, Posmetrobatam.co: Ketua Umum Perhimpunan Keluarga Besar Borneo (PKBB) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Dato Petinggi Suhadi ST, menerima gelar kehormatan Pangeran Anom Dato’ Petinggi dari Kerajaan Amantubillah Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (19/8) malam

Suhadi, yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Kepri, menyatakan rasa syukurnya atas penghargaan tersebut. Penghargaan ini katannya, suatu kehormatan bagi dirinya dan masyarakat Kalimantan yang ada di Kepri.

“Saya sangat berbahagia dan terhormat menerima gelar Pangeran Anom dari Kerajaan Mempawah. Penghargaan ini bukan hanya mencerminkan perjalanan pribadi saya, tetapi juga merupakan pengakuan atas kekayaan budaya dan tradisi Kalimantan,” ujarnya bangga.

Ia berkomitmen menggunakan gelar tersebut untuk mempromosikan nilai-nilai luhur budaya Kalimantan di Kepri serta mendukung pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat Kalimantan dan Kepri.

BACA JUGA:  Kelangkaan BBM Non Subsidi Jenis Pertamax dan Pertamax Turbo, Suhadi Minta Pertamina Tindak Cepat

“Mari, dengan semangat gotong royong, saya berharap dapat berkontribusi pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan di Kepri dan Indonesia secara keseluruhan,” ujar politisi partai Nasdem itu.

Selain Suhadi, beberapa tokoh lain juga mendapatkan gelar kehormatan dalam kesempatan yang sama. Di antaranya Bobby Jayanto, anggota DPRD Kepri, yang dinilai banyak membantu warga Kalimantan di Tanjung Pinang, serta AKBP Suwinto, Komandan Brimob Polda Kepri. Sang istri juga juga dianugerahi gelar Datin Sri Hajah Seri Hartini.

Suhadi saat ini juga menjabat sebagai Ketua Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Kepri dan tetap aktif dalam memperkuat persatuan komunitas Kalimantan melalui PKBB, yang merupakan gabungan keluarga besar dari seluruh provinsi di Kalimantan.

BACA JUGA:  Atlet Spider Jujitsu PUMMA Optimis Harumkan Karimun

“Jadi mari jaga dan memperkuat persatuan komunitas warga Kalimantan di Kepri dan mendukung program-program pemerintah,” ucap Suhadi.(hbb)