KM Osela Pecah di Perairan Pulau Gelasa, ABK Tenggelam Dievakuasi ke Kabil Batam

248

Pangkalpinang, Posmetrobatam.co: Pencarian enam Anak Buah Kapal (ABK) KM Osela yang tenggelam di perairan Pulau Gelasa, Provinsi Bangka Belitung, pada Jumat (15/8), terus dilakukan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pangkalpinang.

“Kita akan berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan enam orang yang belum ditemukan ini,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pangkalpinang I Made Oka Astawa dalam keterangan tertulis, Rabu (20/8).

Dia menjelaskan, area pencarian akan diperluas hingga 3.310 Nm, dimana tim SAR gabungan menggunakan pola pararel search pattern (pencarian dengan memanfaatkan kemampuan proses paralel), yakni terdapat lima area pencarian dan lima tim unit SAR (SRU) yang akan melaksanakan pencarian di atas permukaan laut.

BACA JUGA:  BRIN Dorong Peningkatan Inovasi Sektor Transportasi di Batam

“Ditambah dengan satu tim yang akan melaksanakan pencarian melalui udara,” kata Oka.

Pihaknya juga sudah melakukan e-broadcast serta pemapelan ke kapal-kapal yang melintas area tersebut agar ikut serta melakukan pencarian.

“Apabila menemukan dapat menghubungi kami,” harap Oka.

Selanjutnya, kata dia, apabila korban ditemukan akan dievakuasi ke RSUD Depati Hamzah.

Oka mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada semua pihak yang telah ikut membantu dalam Operasi SAR ini, antara lain Rescue Kantor SAR Pangkalpinang, Rescuer USS Belinyu, Lanal Babel, ABK KN SAR Karna, ABK KN SAR 201, Ditpolairud Polda Babel, ABK KN Belut Laut 406, ABK Catamaran 501, ABK Kapal Patroli Satpolair dan Polres Bangka Tengah.

BACA JUGA:  Warga Sengkuang dan Batu Merah Minta Pelayanan Air Bersih Harus Selesai

Selain itu kru Helikopter BO-105/P1102 Polda Babel, Bidokkes Polda Babel, Satpolairud Polres Bangka Tengah, Satpolairud Polres Bangka, KPLP Pangkalpinang, BKK Pangkalpinang, BPBD Kabupaten Bangka, Pelindo, Laskar Sekaban, nelayan setempat, serta unsur-unsur lainnya.

Sebelumnya Kantor SAR Kelas B Pangkalpinang menerima informasi kecelakaan KM Osela yang pecah karena cuaca buruk dan tenggelam di perairan Karang Mardalena, Pulau Gelasa pada Jumat (15/8).

Informasi tersebut diterima dari salah satu nelayan, Afen, pada Minggu (17/8) pukul 11.27 WIB, yang menginformasikan pada pukul 07.20 WIB menemukan satu orang yang tersangkut di bagan kapal miliknya, mengapung menggunakan alat apung gabus dalam keadaan selamat.

Korban pertama berinisial H adalah Kapten KM Osela dan  berdasarkan penuturannya kapal berangkat dari Pelabuhan Perikanan Tanjungpandan menuju perairan Karang Mardalena untuk mencari ikan pada 14 Agustus 2025 dengan sembilan ABK.

BACA JUGA:  Batam Raih Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Nindya 2025

Selanjutnya pada 15 Agustus 2025 pukul 04.00 WIB kapal pecah saat menghadapi cuaca buruk dan langsung tenggelam di Perairan Mardalena, sebelah utara Pulau Gelasa.

Pada Selasa (19/8) malam Kantor SAR Pangkalpinang kembali mendapatkan informasi dua ABK KM Osela ditemukan. Kedua korban ikut bersama kapal TB PPKR9 pada Senin (18/8) dan dievakuasi ke Dermaga Kabil Batam, Kepulauan Riau (Kepri).(ant)