38 Paket Proyek Infrastruktur 2026 Pemprov Kepri Selesai Dilelang, Ada di Sagulung hingga Pinang

21
Kepala Dinas PUPP Provinsi Kepulauan Riau, Rodi Yantari. Foto: ist

Kepri, Posmetrobatam.co: Sebanyak 38 paket dari total 41 paket proyek infrastruktur 2026, sudah sekitar 90 persen selesai dilelang.

“Sementara tiga paket proyek lainnya masih tahap proses lelang. Selebihnya, sudah berkontrak dan sebagian mulai dikerjakan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rodi Yantari, Sabtu (18/7).

Rodi menyampaikan, tiga proyek yang sedang proses lelang, yakni peningkatan Jalan Batu Yodong di Kepulauan Anambas, lalu peningkatan Jalan Sagulung di Batam, serta pembangunan gedung poliklinik Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib (RSUD RAT) Provinsi Kepri di Tanjungpinang.

Khusus untuk proyek RSUD RAT, kata Rodi, pihaknya masih menunggu hasil peninjauan ulang dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kepri.

BACA JUGA:  Penantian Bertahun-tahun Terjawab, Bupati Roby Resmikan Dermaga 'Mak Yong' Pulau Mantang

Ia menjelaskan, total pagu anggaran dari total 41 paket proyek fisik tahun ini sebesar Rp294 miliar, sementara realisasi serapan anggaran hingga awal Juli 2026 telah mencapai Rp73,76 miliar atau 24 persen.

Adapun fokus pembangunan fisik tahun 2026 tersebar merata di 7 kabupaten dan kota se-Kepri, mencakup pembangunan dan peningkatan jalan serta jembatan, lalu pembenahan pusat perkantoran Gubernur di Pulau Dompak, serta kelanjutan penataan kawasan Gurindam 12.

Selain itu, ada pula renovasi pagar kawasan pemerintahan, rehabilitasi Masjid Raya Dompak hingga optimalisasi fasilitas pemerintah di gedung Bintan Expo.

Seluruh proyek itu ditargetkan rampung tahun ini, kecuali proyek RSUD RAT Kepri dan pembangunan Monumen Bahasa Nasional Pulau Penyengat yang termasuk dalam proyek multiyears atau tahun jamak.

BACA JUGA:  Kajati Kepri Minta Kajari Bintan Bantu Penyelesaian Aset Pemkab Bintan yang Bermasalah

“Proyek RSUD Kepri dan Monumen Bahasa Nasional ditargetkan rampung 2027 hingga 2028,” ungkapnya.

Rodi menambahkan Pemprov Kepri terus berupaya meningkatkan pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah setempat sesuai kondisi keuangan daerah.

Pembangunan atau peningkatan infrastruktur seperti gedung, jalan, atau jembatan bertujuan meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, menyediakan fasilitas umum, dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.(ant)