Praktis dan Aman, Investasi Emas Digital Kian Diminati

146

Menabung emas digital, Tring! jadi pilihan utama

Batam, Posmetrobatam.co: Minat masyarakat untuk berinvestasi emas saat ini menunjukan kenaikan, beberapa bulan terakhir. Saat ini, tren emas digital mulai dilirik.

Selain praktis, mudah untuk dipantau. Hal ini diakui Kepala Departemen Produk Gadai Area Batam, Yandri. Ia
mengatakan, PT Pegadaian saat ini memiliki aplikasi Tring! yang memudahkan masyarakat untuk berivestasi emas secara digital.

“Saat ini, tren emas digital tengah diminati terutama kelompok milenial. Baru-baru ini Pegadaian meluncurkan aplikasi Tring!. Nasabah bisa mulai menabung emas dengan nominal Rp10 ribu. Cicil emas juga ada mulai Rp50 ribu. Jadi sekarang beli emas sudah mudah secara digital,” kata Yandri, Senin (17/11).

Ia menjelaskan, bahwa transaksi emas digital meningkat karena kesadaran masyarakat, pentingnya berinvestasi, jika didukung oleh lembaga keuangan yang aman dan terpercaya. Selain itu kata Yandri, emas digital memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menabung tanpa harus membeli dalam bentuk fisik dan tanpa ke toko.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Serahkan DIPA dan TKD Kepri 2025 Sebesar Rp15,94 Triliun Secara Digital

“Tidak ada kata terlambat kalau untuk berinvestasi. Sekarang ini semua sudah dipermudah. Berinvestasi emas, satu keputusan yang tepat untuk masa depan,” pesannya.

Di Pegadaian, kata Yandri emas digital yang dimiliki nasabah dapat dicetak ke bentuk emas fisik jika diperlukan. Sehingga, nasabah tidak perlu khawatir. Saat ini banyak masyarakat menilai emas digital sebagai pilihan yang stabil, terutama ketika pasar saham dan investasi lainnya kian menjamur.

“Berdasarkan survei, investasi emas diminati oleh kelompok usia 25 hingga 45 tahun. Ini menunjukkan rentang usia tersebut menunjukkan ketertarikan untuk berinvestasi,” bebernya.

Yandri menambahkan, Pegadaian terus berkomitmen memberikan edukasi keuangan melalui kampanye literasi investasi. Sehingga, masyarakat maupun nasabah terhindar dari inventasi ilegal yang saat ini meresahkan.

“Di setiap workshop maupun giat lainya, kita memberikan edukasi berinvestasi. Kami juga ingin berkolaborasi dengan program literasi untuk memperkuat penetrasi emas digital agar masyarakat mengerti cara menabung dengan aman dan mudah,” imbuh Yandri.

BACA JUGA:  Persiapan Praktek Kerja Lapangan, SMK Negeri 3 Batam Gelar Ujian UKK

Ketertarikan berinvestasi emas digital, mulai terlihat di kalangan milenial. Salah satunya Jessica (25) Warga Batamcentre, Batam Kota. Ia mengaku mulai tertarik dengan menabung emas secara digital dengan cara dicicil.

“Sebelum beli saya cari tahu dulu, aman tidak beli emas secara digital. Cari-cari, terus tanya sama kawan yang sudah berinvestasi emas digital baru saya mulai. Modal awal saya 100 ribu, tidak besar tapi sudah terlihat,” katanya sembari tersenyum.

Tring! By Pegadaian, satu platfom yang ia percaya dalam investasi emas digital. Karena, ia dinilai aplikasi ini mudah diakses dan aman serta memungkinkan dirinya berinvestasi secara bertahap tanpa harus mengeluarkan dana besar sekaligus.

“Sudah saatnya, untuk menabung. Dari pada gajinya entah kemana-mana, bagusnya untuk berinvestasi. Kenapa saya pilih emas, karena saat ini nilai emas, semakin naik dari waktu ke waktu,” ungkap Jessica.

BACA JUGA:  Polaris Luncurkan Varian Ginger Ale di Ajang Polaros Master ExPOLrasi 2025

Karyawan swasta ini bercerita bahwa kesehariannya cukup pada untuk bekerja, sehingga ia membutuhkan instrumen investasi yang tidak merepotkan dan bisa diakses kapan pun. Emas digital baginya menjadi jawaban yang paling realistis.

“Beli emas digital ini mudah. Salah satunya, tidak perlu ke toko. Lihat harga emas cukup buka Tring!. Terus, ada promonya. Selain itu, kita bisa nukar point untuk diundi,” katanya lagi.

Ia berharap dengan menabung emas secara bertahap, dalam beberapa tahun ke depan bisa memiliki tabungan jangka panjang yang nilainya cenderung meningkat. Ia sadar bahwa investasi tidak harus dimulai dengan modal besar atau pengetahuan rumit.

“Yang penting konsisten menabung dan memilih platform yang aman. Tidak perlu modal besar, mulailah dari modal kecil dulu. Ibaratnya, kita menabung dikit-dikit lama kelamaan jadi bukit,” ucapnya. (hbb)