Antrian Panjang Mobil Solar Terjadi di Sejumlah SPBU Batam, Pertamina Angkat Bicara

169

Batam, Posmetrobatam.co: Antrian panjang mobil berbahan bakar solar mengular di sejumlah SPBU di Batam pada Kamis (11/12).

Terkait hal tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mempercepat suplai BBM ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Batam, menyusul meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam beberapa hari terakhir.

“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan penyaluran BBM, termasuk Biosolar dan Dexlite, tetap berjalan dengan baik, dan stok di Fuel Terminal Batam dalam kondisi mencukupi. Dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan kebutuhan Biosolar sehingga konsumsi tercatat lebih tinggi dari biasanya,” kata Section Head Communication and Relation Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut M Romi Bahtiar saat dikonfirmasi di Batam, Kamis (11/12).

BACA JUGA:  Tausiyah di BP Batam, UAS Ajak Jamaah Laksanakan Ibadah Tepat Waktu

Kondisi di beberapa titik SPBU di Batam, termasuk di SPBU Batu Ampar, SPBU Vitka Tiban tampak padat, terlihat dari antrean truk yang mengular dari SPBU hingga ke jalanan dan membuat kepadatan lalu lintas. Dari pagi hingga sore mereka masih mengantri.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, Pertamina Sumbagut mempercepat suplai ke SPBU dan memprioritaskan titik-titik yang membutuhkan tambahan pasokan.

“Seluruh SPBU tetap beroperasi melayani masyarakat, dan Dexlite tersedia sebagai pilihan BBM diesel bagi pelanggan. Pertamina terus berkoordinasi dengan SPBU agar antrean tertib dan layanan tetap nyaman,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan karena pasokan dipastikan aman.

“Informasi lebih lanjut dapat melalui Contact Center 135,” tambahnya.

BACA JUGA:  Satgas Nataru Pertamina, Layanan dan Distribusi Energi Aman dan Lancar di Kepri

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau mengatakan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pertamina terkait kondisi stok dan distribusi BBM.

“Tadi saya juga baru menghubungi pihak Pertamina. Khusus untuk tiga item yakni Pertamax, Solar, Pertalite, itu cukup kuotanya. Malah solar cukup untuk akhir tahun hingga Januari,” ujarnya.

Menurut Gustian, persoalan yang terjadi disebabkan keterlambatan pengiriman BBM ke sejumlah depot, bukan karena kekurangan stok.

“Keterlambatan pengiriman BBM ke depot-depot itu yang terlambat. Hari ini sampai besok harusnya sudah teratasi,” katanya.(ant)