155 Pulau Berpenghuni di Kepri sudah Dialiri Listrik

10

Kepri, Posmetrobatam.co: Sebanyak 155 pulau berpenghuni di Kepri sudah mendapatkan penerangan listrik melalui program “Kepri Terang” yang bekerja sama dengan PT PLN.

“Jumlah pulau di Kepri yang diterangi listrik PLN pada 2020 sebanyak 96 pulau, lalu meningkat menjadi 155 pulau hingga tahun 2026, dengan rasio elektrifikasi 99,45 persen,” kata Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), M. Darwin, Kamis (4/6).

Sementara jumlah pulau berlistrik non-PLN atau bantuan dari pemerintah tahun 2020 sebanyak 10 pulau, kemudian meningkat menjadi 85 pulau di tahun 2026.

Sedangkan jumlah pulau berpenghuni di Kepri yang belum menikmati penerangan listrik di tahun 2020 sebanyak 118 pulau, namun sekarang turun menjadi 34 pulau, tersebar di enam kabupaten/kota se-Kepri, kecuali Kota Tanjungpinang yang sudah berlistrik 100 persen.

BACA JUGA:  Dibuka Bupati Roby, Pawai Nusantara HUT RI ke-80 Bintan Utara Diikuti 4.450 Peserta

Lalu, kata Darwin, ada satu desa lagi di Kepri belum berlistrik, yaitu Pulau Lalang hasil pemekaran dari Desa Berhala di Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga.

“Kita sudah menyiapkan mesin genset dari Pulau Nguan Batam untuk penerangan listrik di Pulau Lalang, selanjutnya tinggal menunggu eksekusi dari pihak PLN. Mudah-mudahan warga Pulau Lalang segera menikmati listrik,” ungkapnya.

Darwin menyampaikan pihaknya bersama PLN menargetkan 34 pulau berpenghuni, termasuk 85 pulau yang belum dialiri listrik PLN dapat penerangan listrik 1×24 jam secara bertahap pada tahun 2026 dan 2027.

Lanjut dia, program penerangan listrik di pulau-pulau tersebut akan dibiayai negara melalui APBN. Khusus pemasangan listrik untuk profit di kawasan-kawasan investasi besar, bakal dibiayai Danantara.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Usul Pendidikan Migas Sebagai Bentuk CSR, Upaya Tingkatkan SDM Anak Lokal

Menurutnya, PLN akan membangun sistem PLTS komunal guna menerangi pulau-pulau berpenghuni di Kepri yang belum mendapatkan penerangan listrik.

Selain itu, Darwin memastikan Pemerintah Provinsi Kepri melalui Gubernur Ansar Ahmad mendukung penuh program kelistrikan di Kepri melalui kemudahan perizinan lahan serta dukungan warga.

“Kita sudah berkoordinasi ke kementerian sampai pemerintah camat, kelurahan dan desa di Kepri guna menyukseskan program kelistrikan di Kepri,” ucapnya.

Darwin turut menambahkan sepanjang 2021-2025, pihaknya telah merealisasikan program bantuan pasang baru listrik (BPBL) untuk 14.340 rumah tangga se-Kepri, dengan bersumber dari APBN, APBD dan CSR perusahaan yang bergerak di bidang ketenagalistrikan serta perusahaan sektor migas, khususnya di Natuna dan Anambas.

BACA JUGA:  Capella Honda Gelar Gathering Alam Terbuka untuk Front Line People di Kepri

Ia berharap program Kepri Terang yang digagas Gubernur Ansar Ahmad dengan menggandeng PLN, dapat semakin memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat kepulauan tersebut.
Penerangan listrik dapat dimanfaatkan warga untuk aktivitas usaha/bisnis, termasuk mendorong anak-anak lebih rajin belajar di malam hari karena sudah penerangan yang lebih memadai.

“Listrik bukan hanya penerangan, tapi ikut mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.(ant)