
Dicoretnya Elkan Baggott dari Timnas Indonesia memberikan opsi baru bagi Shin Tae-yong saat menghadapi Irak dan Filipina di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Elkan Baggott tidak masuk dalam daftar skuad timnas Indonesia untuk melawan timnas Irak dan timnas Filipina, namanya dicoret dari daftar 23 pemain yang disiapkan oleh
Pelatih Indonesia, Shin Tae-yong.
Ketika ditanya mengenai absennya Baggott, Shin Tae-yong meminta media untuk menanyakan langsung kepada sang defender. “Masalah Elkan mungkin langsung tanyakan
kepada Elkan,” kata Shin Tae-yong kepada wartawan pada Selasa (28/5/2024). “Elkan yang lebih tahu,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menunjukkan ketegasannya saat disinggung soal Elkan Baggott. “Saya harapkan juga pemain harus serius, buat semua ya,
bukan hanya buat Elkan, buat semua pemain yang memang setengah-setengah memperkuat tim nasional,” kata Erick Thohir kepada wartawan pada Minggu (2/6/2026).
“Ya, mungkin dia memilih ya, kita juga enggak mau maksa. Timnas Indonesia akan jalan terus tanpa siapa pun, termasuk yang 11 (starter lawan Tanzania) ini. Ya, kalau
enggak mau main, ya kita cari lagi pemain lain yang mau (membela) Merah Putih,” tegas Erick Thohir.
Padahal Baggott telah menjadi andalan dalam tiga pertandingan tim Garuda di Kualifikasi Piala Dunia. Bek Ipswich Town FC itu diturunkan ketika Indonesia melawan Brunei
Darussalam, Irak, dan Filipina. Namun, absennya Elkan Baggott justru menjadi berkah bagi pemain lokal Indonesia. Shin Tae-yong bisa memainkan duet benteng pertahanan
Persija Jakarta, Muhammad Ferarri dan Rizky Ridho, untuk pertama kalinya di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Khusus Ferarri, dia bahkan belum pernah merasakan debut di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Paling banter Ferarri hanya menghuni bangku cadangan ketika Indonesia
bertandang ke markas Vietnam pada 26 Maret 2024. Sedangkan Rizky Ridho selalu menjadi starter dalam enam laga yang telah ditempuh Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia
- Selain itu, ada juga opsi bek tengah murni lainnya seperti Jordi Amat dan Justin Hubner saat melawan Irak.
Shin Tae-yong juga mengonfirmasi bahwa Jay Idzes masih absen pada laga tersebut. Bek berusia 24 tahun itu baru saja merampungkan pertandingan penentuan promosi ke
Serie A bersama Venezia FC. “Terkait Jay Idzes karena dia masuk final play-off mungkin baru akan tiba di Jakarta pada 5 Juni,” ucap Shin Tae-yong. “Dan, untuk 6 Juni
melawan Irak Jay tidak akan bermain,” imbuhnya.
Indonesia akan menjamu Irak di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Kamis (6/6/2024). Lima hari berselang, pasukan Merah Putih akan menantang
Filipina di venue yang sama. Indonesia hanya butuh tiga poin untuk mengunci tiket ke putaran ketiga tanpa bergantung pada pertandingan lainnya.
Berikut adalah daftar 23 pemain Indonesia untuk melawan Irak dan Filipina:
Kiper: Ernando Ari (Persebaya), M Adi Satryo (PSIS), Nadeo Argawinata (Borneo FC)
Bek Tengah: Jordi Amat (JDT), Justin Hubner (Cerezo Osaka), Rizky Ridho (Persija), Muhammad Ferarri (Persija), Jay Idzes (Venezia FC)
Sayap: Pratama Arhan (Suwon FC), Shayne Pattynama (KAS Eupen), Sandy Walsh (KV Mechelen), Asnawi Mangkualam (Port FC), Nathan Tjoe-A-On (SC Heerenveen),
Yakob Sayuri (PSM)
Gelandang: Thom Haye (SC Heerenveen), Ricky Kambuaya (Dewa United), Ivar Jenner (FC Utrecht), Marselino Ferdinan (KMSK Deinze)
Penyerang: Dimas Drajad (Persikabo 1973), Ragnar Oratmangoen (Fortuna Sittard), Egy Maulana Vikri (Dewa United), Rafael Struick (ADO Den Haag), Malik Risaldi (Madura
United)
Keputusan untuk mencoret Elkan Baggott dari skuad Timnas Indonesia jelas memberikan dampak signifikan bagi lini pertahanan. Namun, Shin Tae-yong dengan cepat
melakukan penyesuaian untuk memastikan bahwa absennya Baggott tidak akan melemahkan pertahanan Garuda.
Dalam beberapa bulan terakhir, performa Timnas Indonesia di bawah arahan Shin Tae-yong menunjukkan peningkatan signifikan. Kemenangan beruntun dalam dua laga
kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Vietnam memberikan suntikan semangat yang besar. Meski hasil imbang melawan Tanzania tidak ideal, laga tersebut tetap memberikan
pelajaran berharga bagi skuad Garuda.
Sikap tegas dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, juga memberikan pesan kuat kepada seluruh pemain bahwa komitmen penuh kepada tim nasional adalah hal yang tidak
bisa ditawar. Pemain yang tidak menunjukkan komitmen penuh, seperti yang dituduhkan kepada Baggott, harus siap menerima konsekuensinya.
Erick menegaskan bahwa Timnas Indonesia tidak akan bergantung pada satu pemain saja dan akan terus mencari pemain lain yang siap memberikan yang terbaik untuk
Merah Putih.
Kehadiran pemain-pemain seperti Muhammad Ferarri dan Rizky Ridho di lini pertahanan memberikan harapan baru. Kombinasi mereka dengan pemain berpengalaman seperti
Jordi Amat dan Sandy Walsh diharapkan mampu menjaga kekukuhan pertahanan Timnas Indonesia.
Selain itu, kehadiran Justin Hubner dan Jay Idzes, meskipun Jay Idzes absen dalam laga melawan Irak, memberikan kedalaman yang diperlukan dalam skuad.
Di lini tengah, duet Ivar Jenner dan Thom Haye kembali menjadi andalan. Keduanya memiliki kemampuan distribusi bola yang baik dan mampu memberikan stabilitas di lini
tengah.
Sementara posisi bek sayap kiri akan diisi oleh Pratama Arhan atau Shayne Pattynama, dengan Nathan Tjoe-A-On sebagai opsi lain. Ketiga pemain ini memiliki kemampuan
untuk memberikan kontribusi baik dalam bertahan maupun menyerang.
Di lini serang, trio Marselino Ferdinan, Rafael Struick, dan Ragnar Oratmangoen akan tetap menjadi andalan. Ketiga pemain ini memiliki kecepatan dan kemampuan mencetak
gol yang baik, sehingga diharapkan mampu menjadi ancaman bagi pertahanan lawan. Kombinasi mereka diharapkan dapat memberikan tekanan yang konsisten dan peluang
mencetak gol bagi Timnas Indonesia.
Dalam perjalanan menuju Piala Dunia 2026, setiap pertandingan adalah kesempatan untuk membuktikan kemampuan dan semangat juang. Timnas Indonesia bertekad untuk
terus berjuang demi meraih impian tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.
Pertandingan melawan Irak adalah salah satu langkah penting dalam perjalanan tersebut, dan skuad Garuda siap memberikan yang terbaik untuk meraih hasil yang
diinginkan.
Dengan persiapan matang dan strategi yang tepat, Timnas Indonesia siap menghadapi tantangan dari Irak dan Filipina. Meski tanpa Elkan Baggott, skuad Garuda tetap
memiliki kekuatan untuk bersaing dan meraih kemenangan.
Dukungan penuh dari seluruh masyarakat Indonesia akan menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk memberikan yang terbaik di lapangan. Timnas Indonesia
bertekad untuk melangkah lebih jauh dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 dan membawa kebanggaan bagi bangsa. (jpg)