Jelang Nataru, Batam Fokuskan Pengamanan, Transportasi, dan Pasokan Pangan dan Elpiji

158

Batam, Posmetrobatam.co: Pengamanan dan pelayanan bagi warga jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), pasokan bahan pangan dan kesiapan trasportasi, menjadi pembahasan agenda prioritas dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di Ruang Embung Hamidah, lantai 4, Kantor Walikota Batam, Batamcentre, Rabu (3/12).

Rapat yang dipimpin Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra meminta semua Forkopimda dan OPD yang hadir memaparkan dalam menghadapi berbagai agenda strategis daerah.

Ada tiga agenda yang dibahas yakno pengamanan dan pelayanan bagi warga merayakan Nataru dan pendatang selama libur panjang. Kedua, kesiapan sektor transportasi yang akan dipresentasikan oleh Pelni dan operator transportasi lainnya. Ketiga, ketersediaan bahan pangan yang disampaikan instansi teknis agar pemerintah memperoleh gambaran stok dan distribusi secara utuh.

BACA JUGA:  Pelantikan Pengurus BWI Batam, Amsakar Ajak Masyarakat Berinvestasi untuk Akhirat

Amsakar menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Ia menilai persiapan yang matang diperlukan agar masyarakat dapat merayakan akhir tahun dengan aman dan nyaman.

“Rapat Forkopimda ini selalu kita gelar untuk menyatukan langkah, terutama menghadapi momentum besar seperti Nataru. Kita ingin memastikan kesiapan pengamanan, transportasi, hingga situasi cuaca,” ujar Amsakar.

Seperti persiapan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam dalam pasokan komuniti dan distribusi bahan pangan. Amsakar juga membahas, gas elpiji dari laporan yang diberikan oleh Disperindag bahwa ada kekurangan atau minus 2.774 KL.

“Pak Gustian, saya minta follow up lagi Pertamina, bila perlu surati kembali terkait kekurangan gas elpiji 3 kilogram ini. Saya tidak mau ada gejolak di momen Nataru, jangan sampai warga mengeluhkan gas 3 kilogram langka,” tegasnya.

BACA JUGA:  Sepanjang 2025, 15 Program Unggulan Amsakar-Li Claudia Direalisasikan untuk Percepat Batam Kota Madani

Menurutnya, di momen Nataru ini terjadi penjngkatan aktivitas di rumah tangga. Sehingga seluruh kebutuhan masyarakat harus diantisipasi, termasuk gas LPG 3 kilogram ini.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau menyampaikan realisasi distribusi LPG 3 kg hingga bulan Oktober 2025 mencapai 42,084 KL atau 97 persen dari kuota total TW 4 sebesar 43.310 KL. Dengan penggunaan rata-rata bulanan sekitar 3,826 KL, dengan prediksi kemungkinan kebutuahan di Bulan Desember sebesar 4,000 KL.

Sehingga total kenutuhan LPG 3 kg hingga akhir tahun 2025 sebesar 46.084 KL. Maka diprediksi kuota LPG 3 kg tahun 2025 tidak tercukupi.

“Jadi ada kekurangan sekitar 2,775 KL atau 472 tabung gas elpiji 3 kg. Kekurangan ini, kami sudah menyurati Pertamina agar bisa memenuhi kekurangan elpiji di bulan Desember ini,” kata Gustian.(hbb)

BACA JUGA:  Jembatan Barelang jadi Tempat Bunuh Diri Warga, Polisi Pasang Spanduk "Hidup Anda Berharga..."