Gelaran Job Fair di Bintan Dituding hanya Terpaksa, Warga: Tak Satupun dari Kita Dipanggil Perusahaan

149

Bintan, Posmetrobatam.co: Ratusan Pencaker di Bintan terlihat bersemangat ketika ada kesempatan dibuka lowongan lewat Job Fair.

Seperti halnya belum lama ini yang digelar di Lobam. Sedikitnya, ada 24 perusahaan di Bintan yang membuka kesempatan kerja.

Konon, kabarnya, waktu itu ada 922 posisi yang bisa diperebutkan para pencaker di Bintan.

Meskipun mereka datang dari latar belakang pendidikan yang berbeda-beda (Lulusan SMA, SMK sederajat, serta S1). Ironisnya, tak satu pun dari mereka yang beruntung atau dipanggil pihak perusahaan, setelah berkas lamaran itu ada di tangan manajemen perusahaan.

Terbukti hal ini dari percakapan sejumlah grup pencaker yang sengaja dibentuk sekelompok para pencaker.

Seperti yang diutarakan Ratno, pencaker asal Tanjunguban.

BACA JUGA:  Danlanud RHF Hadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional ke-10 di Provinsi Kepri

“Job Fair itu hoaks. Kita percuma datang ke job fair itu. Karena tak satu pun dari kita yang dipanggil ke perusahaan, untuk dinyatakan sebagai pencaker yang memenuhi kualifikasi perusahaan.

Terkait ini, Ratno minta DPRD Bintan meninjau lagi keseriusan perusahaan-perusahaan di Bintan dalam mengadakan job fair.

Kabarnya juga, job fair itu kegiatan yang diduga dilaksanakan secara terpaksa. Pasalnya, perusahaan-perusahaan di Bintan sendiri, sebenarnya tidak sedang membutuhkan pekerja baru.

Menanggapi hal ini, Mirwan, Wakil Ketua 2 DPRD Bintan, berjanji akan meninjau ulang pelaksanaan-pelaksanaan job fair di kesempatan yang akan datang.

Mirwan juga prihatin soal ini. Benarkah  rumor yang beredar itu, bahwa perusahaan terpaksa mengadakan job fair?

BACA JUGA:  Polda Kepri Bentuk Gugus Tugas TPPO, Polisi: Harus Dicegah Sejak Dini

Di sisi lain, Mirwan juga tahu persis, ketika ada kegiatan job fair yang digelar di kawasan perusahaan, peminatnya luar biasa. Mungkin, ada ribuan orang datang berbondong-bondong memasukkan berkas lamaran ke perusahaan.

“Ya kami janji akan tinjau ulang soal job fair itu,” sebut Mirwan dalam resesnya di Busung, Selasa (2/12).

Sementara, di sisi lain, Bupati Bintan Robby mengatakan, agenda job fair merupakan salah satu upaya pemerintah Kabupaten Bintan, untuk menurunkan angka pengangguran terbuka di Bintan.

Robby berharap, akan selalu bisa memfasilitasi para pencaker, dengan mempertemukan para pencaker dengan pemberi lowongan kerja/ perusahaan yang ada di kawasan industri di Lobam.

Robby berharap, agenda job fair semacam ini, kiranya bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Terutama untuk warga Bintan.

BACA JUGA:  Dewi Aulia Dinobatkan sebagai Miss Grand Kepri 2025

Robby menyebutkan, pemerintah Kabupaten Bintan bersyukur. Sebab, sesuai data yang ada di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bintan, angka tingkat pengangguran terbuka di Bintan tahun 2021, sekitar 8.6 persen, menurun menjadi 4.5 persen.

“Pemerintah Kabupaten Bintan, sangat berterimakasih kepada semua pimpinan perusahaan di Bintan. Sebab, dengan adanya agenda job fair seperti saat ini, bisa mengurangi angka tingkat pengangguran terbuka di Bintan,” pungkasnya.(aiq)