Jumlah Titik Api Turun Signifikan, Pemkab Natuna Ganti ‘Mode’ Siaga Darurat

60

Natuna, Posmetrobatam.co: Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar Rapat Evaluasi Penetapan Penanganan Status Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Ruang Dinas Operasi (Disops) Lanud Raden Sadjad, Rabu (1/4) malam.

Rapat dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna dan diikuti oleh Danlanud Raden Sadjad, Kadisops Lanud Raden Sadjad, Danlanal Ranai, perwakilan BNPB, Kajari Natuna, Kepala BMKG, Kepala BPBD, serta pimpinan OPD terkait.

Sementara itu, Bupati Natuna mengikuti jalannya rapat secara virtual melalui Zoom Meeting.

Dalam paparannya, Kepala BPBD Raja Darmika menyampaikan, kondisi terkini menunjukkan tren penurunan jumlah titik api di sejumlah wilayah.

“Sebagian besar titik api telah berhasil dipadamkan, termasuk melalui upaya water bombing pada beberapa lokasi yang sulit dijangkau,” ungkap Raja Darmika.

BACA JUGA:  Natuna Segera Dibangun Kampung Nelayan Merah Putih

Adapun langkah lanjutan yang disepakati sebut Raja Darmika meliputi peningkatan kegiatan pencegahan, patroli rutin di wilayah rawan karhutla, pendirian posko siaga darurat, dan penguatan koordinasi lintas instansi.

“Serta monitoring hotspot secara harian, baik melalui satelit maupun pemantauan lapangan,” sebut Raja Darmika.

Selain itu, tambah Raja Darmika juga penyampaian dan edukasi kepada masyarakat terkait larangan pembakaran lahan dan penyiapan sarana prasarana pemadaman juga akan terus dioptimalkan.

Sementara itu, Danlanud Raden Sadjad,
Komandan Lanud Raden Sadjad Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han, dalam penyampaiannya menegaskan bahwa dalam beberapa hari terakhir, titik api akibat aktivitas manusia mengalami penurunan signifikan.

BACA JUGA:  Pemkab Natuna Ajak Warga ke Posyandu, Ada Pemberian Vitamin A Gratis Bulan Agustus 2025

Pandangan serupa juga disampaikan oleh Danlanal Ranai serta Kajari Natuna, Dr. Erwin Indrapraja, S.H., M.H, menilai kondisi sudah relatif terkendali dan dapat dilanjutkan dalam status siaga dengan pengawasan ketat.

“Berdasarkan perkembangan tersebut, direkomendasikan penyesuaian status dari tanggap darurat menjadi siaga darurat,’ kata Dr. Erwin Indrapraja, S.H., M.H.

Menindaklanjuti hasil pembahasan tersebut, Bupati Natuna menyetujui usulan Forkopimda untuk menurunkan status penanganan bencana karhutla dari tanggap darurat menjadi siaga darurat.

Pemerintah Kabupaten Natuna ucap Cen Sui Lan akan terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pengendalian karhutla, serta mengedepankan langkah preventif demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

“Keputusan ini diharapkan tetap diiringi dengan kesiapsiagaan seluruh pihak guna mencegah potensi kebakaran lanjutan,” kata Cen Sui Lan.(maz)

BACA JUGA:  Polda Kepri Gandeng Menteri P2MI Komitmen Bersama Perangi TPPO