BATAM, POSMETROBATAM.CO: Jalan Raya Batam kembali merenggut nyawa warga. Kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Gajah Mada, Sekupang, Rabu (6/11) sekitar pukul 18.00 WIB. Seorang pengendara motor tewas di tempat kejadian.
Arus lalu lintas pun macet panjang. Pengendara yang datang dari arah Nagoya dan Batam Center menuju ke arah Sei Harapan harus jalan merayap. Kemacetan diperkirakan hingga 4 kilometer.
Iwan salah seorang warga Tiban mengatakan, peristiwa tersebut terjadi tepat di depan Ruko Tiban Sakura, BTN Regancy, Tiban Lama, yang bersebelahan dengan Perumahan Mekar Sari arah ke Sei Harapan.
Jalan tersebut merupakan batas jalan yang belum dilebarkan.
“Jalan itu (di lokasi kejadian) kondisinya memang bahaya, bahu jalannya sudah terjal dan berbatu. Harusnya kan diberi pagar,” ucapnya.
Pantauan di lokasi kejadian, kondisi jalan itu tidak ada bahu jalannya. Tepat di pingir jalan itu hanya lubang terjal dan berbatu. Kondisi itu sangat riskan, apalagi pengendara motor bila terperosok di jalan tersebut.
Sementara itu, tampak di bawah jalan beraspal yang menyempit itu, teronggok motor korban. Sedangkan mayat korban berada di tengah jalan, kondisinya cukup parah di bagian kepala yang keluar. Tidak jauh dari motor GL pro plat merah kendaraan dinas pegawai BP Batam BP 3478 R. Sedangkan bus yang menggilasnya BP 7164 EY berada di pinggir jalan sekitar 8 meter di depan jenazah.
Udin, sopir bus pariwisata itu mengaku, tidak bisa mengelak dari kecelakaan maut itu. Dirinya pun tersentak setelah busnya terasa mengilas benda keras.
“Saya tidak bisa mengelak lagi, karena tiba-tiba berada di bawah kolong. Dug (bunyinya) saya langsung menepikan bus,” kata pria mengaku tinggal di Villa Diamond, Tiban Baru yang baru saja mengantarkan tamunya di Nagoya.
“Saya rencananya mau pulang, tak tahu ada musibah kayak gini,” katanya sembari memegangi kapalanya. “Kalau busnya itu kosong, milik pribadi,” ucapnya saat ditanya apakah bus itu milik perusahaan.
Diperkirakan, badan korban terpental ke tengah jalan setelah motor yang dikendarainya itu terperosok ke lubang di pinggir jalan itu.
Sementara itu, arus lalu lintas sekitar pukul 20.00 WIB masih tersendat. Di waktu yang sama ada kampanye paslon, ASLI di lapangan sepakbola Tiban Kampung.
“Ia arus lalu lintas masih belum lancar, apalagi ada kampanye itu, tadi polisi menaikkan motor ke atas mobil,” ujar salah seorang warga.(waw)









