Hilang 2 Hari Saat Melaut, Nelayan Kundur Barat Ditemukan Tewas Mengapung di Perairan Mengkuse

Posmetrobatam.co, Karimun: Seorang nelayan bernama Kamar (64), warga Jalan Mukalimus, Kelurahan Sawang, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, yang sempat dilaporkan hilang saat melaut sejak Senin (12/10), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (14/10) pagi.

Korban ditemukan mengapung di kawasan Perairan Mengkuse, Kecamatan Kundur Barat, setelah dilakukan pencarian intensif oleh tim gabungan bersama masyarakat setempat.

Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, membenarkan penemuan jasad nelayan tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika korban pamit berangkat melaut untuk memasang jaring ikan (merawai) pada Senin siang sekitar pukul 11.00 WIB dari Pantai Mukalimus.

Namun hingga malam hari, korban tak kunjung kembali. Sekitar pukul 21.00 WIB, seorang nelayan lain bernama Mamat (25) menemukan perahu sampan milik korban terapung tanpa awak di perairan Mengkuse.

BACA JUGA:  Sungai Baloi Ditimbun Puing Bangunan, Permintaan Normalisasi Li Claudia tak Digubris

Upaya pencarian yang berlangsung selama dua hari tersebut akhirnya membuahkan hasil pada Rabu pagi pukul 09.00 WIB.

“Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup menggunakan baju kaos biru dan celana training panjang hitam dalam keadaan susah tak bernyawa,” lanjut Yunita.

Kapolres Karimun juga mengimbau para nelayan untuk selalu waspada dan memperhatikan kondisi cuaca serta perlengkapan keselamatan saat beraktivitas di laut.

Sementara itu, Kepala Seksi Operasi dan Siaga (Ka Ops SAR) Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang saat ini dijabat oleh Eryk Subariyanto, menyampaikan bahwa tim SAR gabungan bergerak cepat melakukan evakuasi begitu jasad korban berhasil dilokalisir.

“Iya benar sudah ditemukan dan dievakuasi,” tulis Ery.(ria)

Statistik artikel
Tampilan:
Klik: 0
BACA JUGA:  Demi Rp10 Juta, Nekat Jadi Kurir 4 Kg Sabu-Sabu, Rizki Dicokok di Parkiran Kepri Mal Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *