Blackout Lebih 15 Jam di Karimun, Massa Datangi Kantor PLN Imbas PLTD Bukit Carok Terbakar

107

Posmetrobatam.co: Distribusi aliran listrik dari Perusahan Listrik Negara (PLN) terhenti. Hampir sebagian wilayah merasakan pemadaman. Tak tanggung- tanggung pemadaman yang dirasakan masyarakat lebih dari 15 jam. Pemadaman listrik menyeluruh terjadi akibat adanya salah satu sistem perangkat di PLTD bukti Carok terbakar.

Manager PLN ULP Tanjung Balai Karimun, Ahmad Subhan, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan yang menyebabkan sistem kelistrikan di Karimun padam.

“Yth. Seluruh pelanggan PLN ULP Tanjung Balai Karimun. Mohon maaf yang sebesar besarnya, untuk saat ini sistem kelistrikan Karimun mengalami Blackout, karena di salah satu perangkat kita ada yang terbakar,” tulis Ahmad Subhan Senin (20/7) malam kemarin.

Pemadaman listrik di wilayah Karimun menjadi keresahan masyarakat. Aktifitas masyarakat terganggu. Akibatnya tak sedikit yang mengeluh atas kejadian ini. Gimana tidak sejak Senin (20/7) sekitar pukul 17.00 WIB hingga Selasa (21/7) pagi kondisi listrik belum juga pulih.

BACA JUGA:  Wakil Ketua DPRD Karimun, Rasno Tinjau Langsung Pembangunan Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Kautsar

Hal ini memicu sejumlah massa pun sempat mendatangi kantor PLN ULP Tanjungbalai Karimun di jalan Sei Ayam.

Meski tak menimbulkan keributan, aksi massa ini pun membuat kantor PLN ULP Tanjungbalai Karimun mendapat penjagaan ketat sejak malam tadi.

Dalam keteranganya sebelumnya Ahmad Subhan merilis proses pemulihan terus digeas pihaknya. Tim nya pun terus bekerja guna mengembalikan penormalan kelistrikan kembali.

“Izin Bapak/Ibu Pelanggan PLN Progres Perbaikan Gangguan pada Satu Unit Kubikel Pembagi Jaringan TM di PLTD Bukit Carok yg disinyalir diakibatkan arus pendek.

Terdapat 3 lokasi Kubikel Pembagi Jaringan TM di karimun, Pembagi PLTD 1 – Terdampak, Pembagi PLTD 2 – Sudah Normal, ⁠Pembagi PLTU – Terdampak, proses penormalan,” tulisnya sekitar pukul 00.23 dinihari tadi.

BACA JUGA:  TNI AL Selamatkan Delapan ABK KM Batam Indah 9 yang Tenggelam di Perairan Batam

Dilanjutkannya di Karimun sendiri terbagi menjadi 7 Jalur Jaringan TM yaitu PLTD 1 berhasil dinormalkan yang mengakomodir Jalur 2 yakni Kp Batak, Kp Harapan, Batu Lipai, Lampu Merah arah Medic Center, Baran 1, Dan 3. Jalur 5 yakni Poros, Kantor Bupati, Gor, Pasir Panjang, arah pongkar

Kemudian PLTD 2 masih padam diantaranya Jalur 1 mengakomodir jalan Mt Haryono, Bukit Carok, Kampung Harapan, Kapling, Pertambangan, Pasar Maimun, Kolong, Pasar Puakang dan setia budi. Selanjutnya Jalur 3 untuk wilayah. Tebing sei ayam, andalas, lubuk semut, sidorejo, Jl riau, Kemudian Jalur 4 yakni Bukit carok, ranggam, teluk uma, sei bati, rsbt, canggai putri, tiongkong, jl bukit timah, bati, paya rengas, paya sungai, tandean, mutiara dan Area granit. Dan Jalur 7 yakni Batu Lipai, Wonosari, Bukit Tembak, Sei Raya, Parit Rampak, Parit Lapir, Parit Benut.

BACA JUGA:  Amsakar Tekankan Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan Menjelang Nataru

“Sementara Jalur PLTU masih proses yang menyuplai Jalur 6 untuk wilayah teluk air, coastal area, trikora, lubik semut pelabuhan, bukit senang, jl pendidikan, jl ampera jl nusantara. Saat ini Petugas PLN masih bekerja keras untuk memperbaiki jaringan yang ada dg memcoba mencari titik manuver jaringan yg bisa digunakan. Sekali lagi PLN karimun mengucapkan permohonan maaf atas kondisi kelistrikan saat ini,” tulisnya lagi.(ria)