DWP Kemenag Kepri Ajak Remaja MAN Tanjungpinang Fokus Pendidikan, Hindari Nikah Dini

92
Antusias pelajar dalam mengikuti program DWP Mengajar talkshow bertajuk, "Sayang, Lindungi, dan Bangun Masa Depan Anak", di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanjungpinang.

Tanjungpinang, Posmetrobatam.co: Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kanwil Kemenag Kepri) menggelar program DWP Mengajar talkshow bertajuk, “Sayang, Lindungi, dan Bangun Masa Depan Anak”, di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanjungpinang, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini membedah fenomena pernikahan dini dari sudut pandang medis dan syariat dengan tema “Nikah Dini: Yes or No?”.

Langkah ini diambil sebagai respons atas tingginya angka pernikahan usia anak di Indonesia. Saat ini, Indonesia menempati peringkat ke-2 di Asia Tenggara dan peringkat ke-7 di dunia dalam kasus pernikahan dini. Mayoritas kasus dipicu oleh pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, serta hubungan pranikah di kalangan remaja.

Setelah sebelumnya menyasar siswa di MTsN Tanjungpinang, DWP Kemenag Kepri kini membidik siswa MAN yang secara usia dinilai lebih rentan menghadapi risiko pergaulan bebas dan pernikahan di usia muda. Hal ini dilakukan karena pernikahan dini membawa dampak buruk, mulai dari keterpurukan ekonomi, tingginya angka perceraian, kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), stunting, peningkatan angka kematian ibu dan bayi, hingga terhentinya pendidikan bagi anak.

BACA JUGA:  Perusahaan Lambat Bayar THR 66 Pekerja di Kepri, Ditegur Disnakertrans Baru Dibayar

Ketua DWP Kemenag Kepri, Fatimah Huriyah Zoztafia, menjelaskan bahwa DWP Mengajar merupakan program kerja bidang pendidikan yang diinstruksikan langsung oleh DWP Pusat. Ia menekankan bahwa masa remaja harus diisi dengan kegiatan produktif guna menyongsong masa depan yang mandiri.

“Masa remaja adalah masa keemasan (golden age) bagi anak-anak untuk fokus mengejar pendidikan dan mengukir prestasi, bukan untuk terburu-buru melakukan pernikahan dini,” kata Fatimah dikutip dari laman kepri.kemenag.go.id.

Menurutnya, pentingnya peran keluarga dalam membimbing generasi muda agar tidak salah arah.

“Peran perempuan, khususnya para ibu, mendidik dan mengarahkan anak-anak agar memprioritaskan sekolah ketimbang memutuskan untuk menikah muda. Mudah- mudahan kegiatan ini dapat memberikan bekal pemahaman yang kuat serta manfaat yang besar, terutama bagi anak-anak semua,” tutur Fatimah.

BACA JUGA:  Tersangka Perkara Korupsi Jasa Penundaan Kapal di Pelabuhan se-Batam Kembalikan Separuh Kerugian Negara

Dalam sesi pemaparan materi, Penyuluh Agama Islam, Muhammad Syarif, mengupas batasan dan pandangan syariat Islam terkait pernikahan dini. Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kepri sekaligus Pengurus DWP Kanwil Kemenag Kepri, Yulia Fatma, memaparkan berbagai risiko medis yang mengintai remaja jika memaksakan diri menikah di usia dini, baik dari sisi kesiapan fisik dan reproduksi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang, Erizal, turut hadir memberikan motivasi kepada para 140 siswa baru MAN Tanjungpinang yang tengah mengikuti Masa Taaruf Murid Madrasah (Matamuda). Erizal mengingatkan pentingnya menanamkan nilai integritas sejak dini melalui analogi kesadaran berperilaku di lingkungan sekolah.

“Kantin kejujuran mengajarkan kita untuk jujur. Kunci kesuksesan di masa depan itu bukan pintar, melainkan kejujuran yang konsisten,” ujar Erizal seperti dikutip dari laman Kantor Wilayah Kemenag Kepri.

BACA JUGA:  1.216 Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Kepri 50 Persen Dialami Pemotor, 124 Nyawa Melayang

Ia berpesan agar nilai-nilai moral tersebut terus dipegang teguh oleh para siswa sebagai modal utama menjadi penggerak perubahan di masyarakat kelak.

“Jadilah anak yang jujur sejak dini. Kelak, karakter jujur inilah yang akan menjadikan kalian pemimpin berkualitas yang mampu mengangkat harkat dan martabat kita semua,” tegas Erizal.

Dalam DWP Mengajar ini juga diisi dengan sesi tanya jawab antara narasumber dan peserta. Para siswa yang aktif bertanya dan berdiskusi mendapatkan apresiasi berupa doorprize. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala MAN Tanjungpinang, Ketua DWP Kemenag Kota Tanjungpinang, serta jajaran pengurus dan anggota DWP Kanwil Kemenag Kepri.(M/kepri.kemenag.go.id)