Tiga Hari Dicari Tim SAR, Balita Terseret Arus Drainase di Sengkuang Ditemukan Meninggal

68

Batam, Posmetrobatam.co: Ibas, balita berusia dua tahun yang dilaporkan hanyut terbawa arus gorong-gorong di kawasan Tanjung Sengkuang, Kota Batam, berhasil ditemukan Tim SAR gabungan

Penemuan pada hari ketiga operasi pencarian pada Rabu (24/6) membawa duka mendalam karena korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban langsung dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Tanjungpinang, Eryk Subariyanto, Rabu siang.

Eryk menjelaskan, operasi pencarian hari ketiga yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB itu diawali dengan pembagian personel menjadi dua regu pergerakan.

Regu pertama memfokuskan penyisiran di sepanjang aliran drainase perumahan Tanjung Sengkuang, sementara regu kedua melakukan penyisiran mulai dari area muara drainase, pesisir pantai Tanjung Buntung, hingga ke kawasan pesisir mangrove di perairan Sengkuang.

BACA JUGA:  Safari Ramadan Terakhir, Kepala BP Batam Ajak Masyarakat Jaga Semangat Membangun

Upaya tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil saat korban ditemukan pada pukul 07.15 WIB.

“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Kami turut berdukacita yang kepada keluarga korban yang ditinggalkan,” ucapnya.

Eryk menambahkan, operasi pencarian korban balita tersebut melibatkan berbagai potensi SAR dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), instansi pemerintah daerah, Tagana, hingga masyarakat sekitar.

Korban dilaporkan terpeleset, lalu terjatuh dan hanyut di gorong-gorong depan rumahnya saat sedang bermain hujan pada Senin (22/6) sekitar pukul 08.00 WIB.

Sesaat setelah kejadian itu, pihak keluarga bersama warga sekitar sempat berupaya melakukan pencarian mandiri di sepanjang jalur aliran air, namun upaya tidak membuahkan hasil nihil hingga tim SAR turun ke lokasi kejadian.

BACA JUGA:  Pamit Mancing Ikan ke Istri, Willy Jatuh di Perairan Belakangpadang masih Dicari Tim SAR

SAR Tanjungpinang turut mengimbau orang tua yang memiliki balita agar mengawasi ketat aktivitas anaknya saat bermain di depan rumah, apalagi berada di dekat gorong-gorong yang berisiko membahayakan keselamatan anak.(ant)