Batam, Posmetrobatam.co: Jamaah haji kelompok terbang (kloter) pertama debarkasi Batam tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, usai menunaikan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi. Delapan peserta haji wafat.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Muhammad Syafii mengatakan jamaah kelompok terbang (kloter) pertama atau BTH 01 telah tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada Minggu (31/5) sore sekitar pukul 17.15 WIB.
“Alhamdulillah, BTH 01 tiba dengan selamat. Setibanya di Batam, seluruh jamaah langsung menjalani proses imigrasi dan pemeriksaan kesehatan di bandara, termasuk pengecekan suhu tubuh sebelum menuju Asrama Haji,” kata Syafii di Batam, Senin (1/6).
Ia menjelaskan jamaah lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas mendapat pelayanan khusus sejak tiba di bandara. Setelah melalui pemeriksaan kesehatan dan imigrasi, mereka langsung diantar menggunakan ambulans menuju Asrama Haji Batam.
“Untuk lansia dan disabilitas, setelah pemeriksaan suhu dan imigrasi mereka langsung dibawa ke Asrama Haji menggunakan ambulans. Mereka juga dapat langsung ke kamar tanpa mengikuti prosesi pemulangan jamaah,” ujarnya.
Selain itu PPIH Embarkasi Batam juga menyiapkan rujukan ke sejumlah rumah sakit apabila ditemukan jamaah yang membutuhkan penanganan medis lanjutan.
“Kalau dari hasil pemeriksaan kesehatan di bandara ada jamaah yang memerlukan perawatan lebih lanjut, langsung dirujuk ke rumah sakit. Kami sudah bekerja sama dengan beberapa rumah sakit rujukan seperti RSBP, Awal Bros, dan rumah sakit lainnya,” kata Syafii.
Kloter pertama Embarkasi Batam berjumlah 442 orang, terdiri atas 438 peserta dan empat petugas haji. Jamaah berasal dari Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Lingga.
Menurut Syafii, dari total jamaah yang diberangkatkan, terdapat tiga orang yang tidak kembali bersama rombongan.
Ia mengatakan dua peserta haji masih menjalani perawatan di Arab Saudi, sedangkan satu haji asal Kabupaten Lingga wafat saat menjalankan rangkaian ibadah haji.
“Alhamdulillah 442 orang yang tiba hari ini dalam kondisi sehat. Untuk jamaah asal Tanjungpinang, Bintan, dan Lingga, akan menginap satu malam di Asrama Haji sebelum kembali ke daerah masing-masing. Sementara jamaah asal Batam setelah prosesi penerimaan dapat langsung pulang bersama keluarga,” ujarnya.
Syafii menyampaikan seluruh jamaah yang kembali telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian ibadah haji telah ditunaikan. Jamaah pulang dalam keadaan bahagia dan penuh rasa syukur,” katanya.
Sementara itu Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kepri, Sudianto mengucapkan selamat kepada seluruh jamaah yang telah kembali ke Tanah Air dan berkumpul kembali bersama keluarga.
“Ini merupakan akhir dari perjalanan spiritual yang panjang. Kita berharap seluruh jamaah memperoleh haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi keluarga maupun masyarakat,” ujarnya.
Meski demikian Sudianto juga menyampaikan duka atas jamaah yang wafat selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Ia mengatakan terdapat delapan peserta haji yang wafat, satu orang asal Kepri, empat orang asal Riau, tiga orang asal Jambi dan satu orang asal Kalbar.(ant)









