Lima Kloter Terakhir Embarkasi Batam Diberangkatkan pada 16 hingga 21 Mei 2026

61

Batam, Posmetrobatam.co: Lima kelompok terbang (kloter) terakhir jamaah calon haji (JCH) Embarkasi Batam akan diberangkatkan menuju Jeddah pada tanggal 16 hingga 21 Mei 2026.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Muhammad Syafii mengatakan, 5 kloter tersisa tersebut yakni Kloter 21 hingga Kloter 25 yang mayoritas diisi jamaah asal Jambi dan Kepulauan Riau.

“Tinggal lima kloter lagi, yaitu Kloter 21 sampai 25 untuk pemberangkatan ke Jeddah,” ujar Syafii, Jumat (15/5).

Ia menjelaskan, Kloter 21 hingga 24 akan diisi jamaah asal Jambi sebanyak 441 orang di setiap kloter, ditambah empat orang petugas.

“Ini masih rencana sesuai jadwal, karena pada hari keberangkatan tetap ada kemungkinan penundaan pemberangkatan,” katanya.

BACA JUGA:  Pemko Batam akan Buat Surat Edaran Memakai Seragam dan Pemutaran Lagu Melayu di Fasilitas Umum

Sementara untuk Kloter 25, PPIH mencatat akan diisi gabungan jamaah asal Kepri dan Jambi.

“Kloter 25 rencananya Kepri 203 jamaah dan Jambi 189 jamaah, ditambah empat petugas. Total jamaahnya 392 orang,” ujarnya.

Syafii juga menyebut saat ini masih terdapat sembilan jamaah yang mengalami penundaan keberangkatan dan direncanakan masuk dalam lima kloter terakhir tersebut.

Namun demikian, seluruh jamaah masih harus menjalani pemeriksaan kelayakan kesehatan sebelum dipastikan berangkat ke Tanah Suci.

“Tetap dicek dulu kelayakan kesehatan oleh BBKK (Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan),” katanya.

Ia menambahkan, hingga Kloter 20, rata-rata kapasitas penuh dengan total 445 jamaah dalam satu kloter.

“Kloter 20 yang berangkat pada 14 Mei penuh dengan 445 jamaah,” ujarnya.

BACA JUGA:  21 Jamaah Haji dari Embarkasi Batam Meninggal di Tanah Suci, Banyak Sakit Jantung

Terkait kondisi jamaah yang sudah berada di Arab Saudi, Syafii memastikan secara umum dalam keadaan sehat.

“Alhamdulillah jamaah haji sehat. Sedang mempersiapkan untuk berangkat ke Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina) nanti pada 25 Mei,” katanya.(ant)