Batam, Posmetrobatam.co: Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Koperasi dan UMKM bersama Senator DPD RI Dapil Kepulauan Riau, Dwi Ajeng Sekar Respaty, terus mendorong transformasi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Salah satunya melalui pelatihan pengembangan Artificial Intelligence (AI) yang akan digelar di Kampus Universitas Riau Kepulauan (Unrika), Batam, pada 7–8 Mei 2026 besok dengan peserta sebanyak 400 pelaku UMKM di Batam.
Bertempat di Kantor DPD RI Perwakilan Kepri Batam Center, Selasa (5/5), Senator Dwi Ajeng Sekar bersama Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kepri, Riki Rionaldi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkenalkan pemanfaatan teknologi AI untuk mendukung pengembangan usaha UMKM di daerah.
Dwi Ajeng Sekar menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen dirinya selaku anggota Komite IV DPD RI yang juga membidangi pengembangan UMKM.
Dwi Ajeng selalu berkolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kepri agar mempunyai program yang konkrit, nyata dan dampaknya langsung dapat dirasakan masyarakat.
“Melalui inisiatif pelatihan kecerdasan buatan ini, kami berupaya memberdayakan pelaku UMKM di Kota Batam untuk mengakselerasi skala usaha mereka, memaksimalkan potensi ekonomi yang dimiliki melalui pemanfaatan teknologi terkini,” ujar Dwi Ajeng.
Riki Rionaldi menjelaskan, total 400 peserta yang ikut pelatihan terdiri dari pelaku UMKM dan mahasiswa serta Wirausaha Muda di Kota Batam.
“Peserta akan dibagi menjadi dua sesi, masing-masing 200 orang pada tanggal 7 dan 8 Mei,” jelas Riki.
Ia menambahkan, tingginya minat pendaftar melalui sistem online menunjukkan kebutuhan besar terhadap pelatihan berbasis teknologi ini. Ke depan, kerja sama Senator Dwi Ajeng Sekar dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kepri dalam pelatihan yang sama akan diperluas ke daerah lain di Kepri, termasuk Tanjungpinang sebagai ibu kota provinsi, serta Karimun dan wilayah lainnya.
Riki juga menegaskan bahwa program ini merupakan arahan langsung Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad dalam rangka meningkatkan kapasitas UMKM melalui digitalisasi. Pada tahun 2026, pendekatan tersebut ditingkatkan dengan memperkenalkan penerapan AI dalam pengembangan usaha.
“Meski dengan keterbatasan anggaran, kami dituntut oleh Gubernur dan Wakil Gubernur untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi tersebut,” jelasnya.(*/pemprovkepri/iw)









