Momentum Paskah 2026, Amsakar Ajak Warga Perkuat Solidaritas Hadapi Tantangan Batam

78

Batam, Posmetrobatam.co: Ribuan umat Kristiani memadati Dataran Engku Putri, Batam, saat Wali Kota Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menghadiri Perayaan Paskah Oikumene Tingkat Kota Batam 2026, Selasa (5/5/2026) malam, yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.

Ribuan umat Kristiani memadati lokasi acara dan menciptakan suasana penuh sukacita serta kebersamaan. Kehangatan itu mencerminkan harmoni di tengah keberagaman masyarakat Batam.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar dan Li Claudia langsung menyapa dan mengucapkan selamat kepada umat Kristiani.

.Amsakar memanfaatkan momentum ini untuk menegaskan pentingnya nilai spiritual dalam kehidupan sosial. Ia menilai kekuatan iman mampu menjadi fondasi utama dalam menjaga arah pembangunan kota.

“Jika nilai keimanan kita kuat, insyaallah Batam menjadi daerah yang baik dan diberkahi,” ujarnya.

BACA JUGA:  Lepas 641 JCH Batam, Amsakar: Fokus Ibadah dan Saling Menguatkan

Ia juga menekankan bahwa keberagaman merupakan kekuatan utama Batam. Menurutnya, masyarakat harus merawat heterogenitas, pluralitas, dan multikulturalisme sebagai energi bersama, bukan sumber perpecahan.

“Jadikan keberagaman sebagai kekuatan, bukan sesuatu yang memecah,” tegas Amsakar.

Untuk menggambarkan hal itu, Amsakar mengibaratkan Batam seperti sebuah orkestra. Perbedaan peran justru menghasilkan harmoni ketika semua bergerak menuju tujuan yang sama.

Ia pun mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan menghindari sekat identitas yang dapat memicu jarak sosial.

Di sisi lain, Amsakar menilai toleransi di Batam terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Ia mencontohkan berbagai perayaan keagamaan—mulai dari Idulfitri, Imlek, Dharma Santi Nyepi hingga Paskah yang berlangsung harmonis.

BACA JUGA:  Dedikasi Operator SPBU Pertamina, Tiga Dekade Melayani Energi

“Ini membuktikan bahwa visi Bandar Dunia Madani benar-benar hidup di tengah masyarakat,” jelasnya.

Namun, di balik suasana perayaan, Amsakar mengingatkan tantangan nyata yang dihadapi Batam, terutama tingginya arus migrasi penduduk. Dalam setahun terakhir, jumlah penduduk Batam bertambah lebih dari 17 ribu jiwa berdasarkan data administrasi kependudukan.

Angka tersebut menempatkan Batam sebagai salah satu dari lima daerah dengan arus migrasi tertinggi di Indonesia, bersama Bogor, Bekasi, Bandung, dan Tangerang. Lonjakan ini meningkatkan kebutuhan dasar, seperti air bersih, listrik, hunian, serta berpotensi memunculkan persoalan sosial.

Meski menghadapi tantangan, Amsakar memastikan pembangunan Batam tetap menunjukkan tren positif. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau.

BACA JUGA:  Pawai Takbir Mobil Hias Warnai Malam Idul Adha 1446 H

Realisasi investasi bahkan melampaui target, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun atau tumbuh sekitar 115,5 persen. Pada triwulan pertama tahun ini, investasi juga melonjak dari sekitar Rp7 triliun menjadi Rp18 triliun, meningkat lebih dari 100 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Di sektor sosial, pemerintah berhasil menekan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka, meski pengangguran masih berada di kisaran 7 persen akibat tingginya arus pendatang.

“Kami menyampaikan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. Di tengah tantangan, Batam terus bergerak maju,” ujar Amsakar.

Amsakar mengajak masyarakat menjadikan Paskah sebagai momentum untuk memperkuat empati, merawat persatuan, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah.(hbb)