Mulai 4 Mei, Harga BBM Non-Subsidi di Kepri dan Batam Resmi Naik

181

Batam, Posmetrobatam.co: PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di wilayah Kepulauan Riau, termasuk kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam, mulai 4 Mei 2026 pukul 00.00 WIB.

Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga wilayah Kepri, Bagus Handoko, menyampaikan bahwa penyesuaian ini mengacu pada Harga Eceran (HJE) BBM jenis bahan bakar umum (JBU) retail yang berlaku secara nasional, dengan perbedaan harga antara FTZ Batam dan wilayah lain di Kepri.

Menindaklanjuti arahan manajemen dan informasi resmi perusahaan, Pertamina telah menyesuaikan HJE BBM JBU retail di wilayah Kepulauan Riau dan FTZ Batam.

“Kebijakan ini berlaku efektif sejak 4 Mei 2026 pukul 00.00 waktu setempat,” kata Bagus, Selasa (5/5).

BACA JUGA:  Di Tengah Naiknya Harga Pangan, Pertumbuhan Ekonomi Kepri di Triwulan II Capai 7,14 Persen

Penyesuaikan mengacu pada publikasi resmi melalui situs:
https://mypertamina.id/about/product price

https://pertaminapatraniaga.com/page/harga-terbaru-bbm

Pertamina menginstruksikan seluruh SPBU di wilayah Kepulauan Riau dan FTZ Batam. Di antaranya penyesuaikan harga BBM pada dispenser sesuai waktu yang ditetapkan. Memperbarui harga pada sistem POS (EDC standalone akan disesuaikan secara terpusat).

Kemudian, menyampaikan informasi perubahan harga kepada konsumen secara jelas dan menjaga kelancaran operasional selama proses penyesuaian berlangsung.

Untuk jenis Pertamax, harga di wilayah Kepri tetap Rp12.900 per liter, tidak berubah sejak penyesuaian 19 April 2026. Di FTZ Batam, Pertamax juga tetap Rp11.750 per liter.

Sebaliknya, harga Pertamax Turbo naik. Di wilayah Kepri, harga meningkat Rp500 menjadi Rp20.750 per liter dari sebelumnya Rp20.250. Di FTZ Batam, harga naik Rp450 menjadi Rp18.900 per liter dari sebelumnya Rp18.450.

BACA JUGA:  Kelangkaan BBM Non Subsidi Jenis Pertamax dan Pertamax Turbo, Suhadi Minta Pertamina Tindak Cepat

Kenaikan terbesar terjadi pada Dexlite. Di wilayah Kepri, harga naik Rp2.500 menjadi Rp27.150 per liter dari sebelumnya Rp24.650. Di FTZ Batam, harga juga naik tipis menjadi Rp24.700 per liter dari sebelumnya Rp24.650.

Sementara itu, harga Bio Solar tetap Rp6.800 per liter, baik di wilayah Kepri maupun FTZ Batam.(hbb)