Jaga Harmoni Batam, Iman Sutiawan Imbau Warga Tak Terprovokasi Narasi

32

Batam, Posmetrobatam.co: Ketua DPD Gerindra Kepri, Iman Sutiawan, mengajak masyarakat untuk menyikapi polemik terkait pernyataan Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, secara utuh dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan.

Iman menegaskan, pernyataan Li Claudia muncul dari kepedulian seorang pemimpin yang turun langsung melihat persoalan sosial serta aktivitas yang merugikan masyarakat dan membahayakan lingkungan.

“Bu Li memiliki kepedulian besar terhadap Batam. Dalam dinamika lapangan yang kompleks, wajar jika seorang ibu bersikap tegas demi melindungi rumahnya sendiri. Bagi beliau, Batam adalah rumah bersama yang harus dijaga,” ujar Iman.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para ibu dan tokoh masyarakat, untuk menjaga suasana tetap kondusif serta tidak memperbesar perbedaan tafsir yang berpotensi memicu gesekan sosial di tengah keberagaman masyarakat Batam.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Dampingi Wamenko Polhukam dan Plt. Wakil Jaksa Agung RI Kunjungi Pulau Penyengat

“Saya memastikan tidak ada niat merendahkan siapa pun. Masyarakat tentu bisa membedakan antara ketegasan terhadap pelanggaran hukum dan sikap terhadap masyarakat kecil. Jangan biarkan potongan narasi di media sosial memecah kita,” tegasnya.

Iman mengungkapkan, pihak terkait telah menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Li Claudia bahkan telah bertemu langsung dengan sejumlah tokoh masyarakat yang sebelumnya merasa tersinggung.

“Pertemuan berlangsung hangat. Mereka duduk bersama, berdialog santai, saling memahami, bahkan saling mendukung untuk membangun Batam ke depan. Jadi, tidak ada lagi persoalan yang perlu dibesar-besarkan,” jelasnya.

Menurut Iman, komunikasi yang terjalin telah melahirkan kesepahaman bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga Batam tetap aman, harmonis, dan berkembang sebagai kota yang nyaman bagi semua kalangan.

BACA JUGA:  Warga Sengkuang dan Batu Merah Minta Pelayanan Air Bersih Harus Selesai

“Sekarang yang terpenting adalah menjaga persatuan. Batam adalah rumah besar kita. Jika ada perbedaan, selesaikan dengan dialog dan kepala dingin,” ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak terjebak dalam narasi yang memecah belah, melainkan fokus mendukung pembangunan serta merawat kerukunan di tengah keberagaman.

“Batam dibangun dengan semangat kebersamaan. Mari kita jaga kota ini dengan hati, dengan kasih sayang, dan dengan cara yang menenangkan, bukan memperkeruh suasana,” tutup Iman.(hbb/*)