May Day Batam Tertib: Buruh Dorong Kolaborasi, Sampaikan Petisi dan Aksi Sosial

175

Batam, Posmetrobatam.co: Perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) di Batam berlangsung tertib dan aman, Jumat (1/5), dengan aksi kolaboratif buruh yang menonjolkan sinergi dan kepedulian sosial.

Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menggelar aksi di Welcome to Batam (WTB), Batamcentre, dengan tema “Kolaborasi bersama mewujudkan kemajuan industri dan kesejahteraan pekerja.” Para pekerja menegaskan komitmen membangun kerja sama ketimbang aksi yang kontraproduktif.

“Semoga perayaan ini menjadi percontohan nasional bahwa buruh Batam cerdas dan mengedepankan kolaborasi serta sinergi,” kata, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Di lokasi yang sama, perwakilan buruh menyampaikan dua tuntutan utama. Ketua Bidang Logam FSPMI Batam sekaligus pengurus Garda Metal, Suprapto, menegaskan penolakan terhadap Undang-Undang Cipta Kerja yang baru dan praktik upah murah (hostum). Ia meminta aspirasi tersebut diteruskan hingga ke DPR RI di Jakarta.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Kota Batam Tuntaskan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah Lemhannas, Rangkum Bekal Strategis Rumuskan Kebijakan Daerah

“May day ini, kita ingin mewujudkan Batam dan Kepri yang sejahtera bagi pekerja dan seluruh masyarakat,” tegas Suprapto.

Ia juga mengapresiasi FSPMI serta jajaran Forkopimda Batam dan Kepri yang dinilai mampu menjaga sinergi. Suprapto menutup orasinya dengan menegaskan bahwa kesejahteraan merupakan tanggung jawab bersama, sekaligus meminta DPRD Batam dan DPRD Kepri mengawal petisi tersebut. Ketua DPRD Batam kemudian menerima dokumen petisi secara simbolis di atas panggung.

Sementara itu, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kepri menggelar peringatan May Day di Dataran Engku Putri dengan aksi bersih-bersih lingkungan. Kegiatan ini menghadirkan pendekatan berbeda tanpa unjuk rasa, dengan fokus pada aksi sosial yang melibatkan pekerja secara langsung.

BACA JUGA:  Pengurus Majelis Kaum Betawi Kepri Dikukuhkan

Ketua SPSI Kepri, Syaiful Badri Sofyan, menyebut kegiatan ini sebagai edukasi bahwa lingkungan bersih merupakan bagian dari kesejahteraan buruh.

Harapannya ke depan seluruh serikat buruh di Batam dapat bersatu dalam satu perayaan besar. Mengusung tema “Batam Bersih”, SPSI mengajak pekerja membersihkan kawasan Engku Putri sebagai bentuk kepedulian lingkungan.

Senada, Amsakar Achmad, memberikan apresiasi tinggi kepada para buruh di Kota Batam yang dinilai memiliki pola pikir konstruktif dalam menyikapi berbagai persoalan.

Di hadapan buruh yang tergabung dalam SPSI Amsakar menilai gerakan buruh di Batam tidak lagi identik dengan aksi panas dan konfrontatif, melainkan lebih mengedepankan pendekatan solutif serta kolaboratif.

Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa buruh turut berperan aktif dalam mendukung program pembangunan, termasuk selaras dengan kebijakan nasional terkait gerakan Indonesia Asri.

BACA JUGA:  Meriah dan Semarak, Ribuan Warga Hadiri Pembukaan MTQH XXXIV Batam

“May Day di Batam selalu diisi dengan kegiatan positif. Ini menjadi bukti bahwa buruh di sini mampu menyatukan berbagai pemangku kepentingan dalam semangat kebersamaan,” pungkasnya. (hbb)