Pemprov Kepri Antisipasi Datangnya Kemarau Panjang dengan Solusi Ketahanan Air Baku

14

Pinang, Posmetrobatam.co: Mengantisipasi dampak musim kemarau yang diprakirakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) lebih kering dan berdurasi lebih panjang pada 2026, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menyiapkan langkah-langkah untuk optimalisasi pemanfaatan waduk.

“Secara nasional, isu kemarau panjang ini diprediksi mulai April 2026. Namun untuk wilayah Kepri sesuai prakiraan BMKG, potensi hujan masih terjadi dalam beberapa waktu ke depan,” kata Penjabat Sekretaris Daerah Kepri, Luki Zaiman Prawira, Kamis (16/4).

Ia menyebutkan sebagian besar waduk di Kepri berupa waduk tadah hujan sehingga curah hujan mempengaruhi ketersediaan air baku.

Saat ini, katanya, kondisi dua waduk di Pulau Bintan, yakni Waduk Sei Pulai dan Bintan Timur cukup stabil setelah beberapa kali daerah setempat dilanda hujan. Ketinggian air dilaporkan lebih dari 50 centimeter.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Beri Pinjaman untuk UMKM Bunga Nol Persen, Pemko Batam 4 Persen

Ketinggian air Waduk Gesek sudah mulai minim atau rendah, sedangkan Waduk Tanjung Uban dalam kondisi kritis dan harus segera dilakukan rehabilitasi.

“Pemprov Kepri bersama pemerintah kabupaten/kota masih rutin mendistribusikan bantuan air untuk warga terdampak kemarau,” ujarnya.

Ia mengatakan, ke depan Pemprov Kepri bersama Badan Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV Batam, Kementerian PUPR, akan membahas lebih detail untuk mencari solusi terkait dengan ketahanan air baku di wilayah tersebut.

Berdasarkan informasi awal dari BWS, kata dia, akan ada interkoneksi pipa dari Waduk Gesek ke Waduk Kawal yang ditargetkan rampung dan beroperasi pada 2027. Proyek nasional tersebut dibiayai APBN.

Dengan adanya interkoneksi kedua waduk tersebut, diharapkan mendukung pemenuhan kebutuhan air baku, khususnya di Tanjungpinang dan Bintan.
Selain itu, Pemprov Kepri sudah menyelesaikan perbaikan sambungan pipa dari Waduk Sei Pulai hingga Kilometer 6.

BACA JUGA:  Komjak RI Minta Kejati Kepri dan Jajaran Bekerja Lebih Transparan, Akuntabel dan Berintegritas

“Alhamdulillah, sekarang tak ada lagi pipa bocor di kawasan Kilometer 6,” ujarnya.

Pemprov Kepri bersama BWS juga berencana mengoptimalkan pemanfaatan Waduk Bintan Buyu guna meningkatkan ketersediaan air untuk masyarakat dengan kebutuhan semakin meningkat pada masa mendatang.(ant)