Gubernur Ansar Sambut SESKOAU: Ruang Udara Kepri Strategis untuk Kedaulatan

97
Gubernur Kepri Ansar Ahmad sambut Komandan Seskoau di ruang kerjanya, Selasa (14/4).

Dompak, Posmetrobatam.co: Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menerima silaturahmi Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (SESKOAU) Marsekal Muda TNI Dr. Jorry S. Koloay bersama Wakil Komandan Marsma TNI Irwan Pramuda dan jajaran, di Ruang Kerja Gubernur, Gedung A, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Selasa (14/4).

Pertemuan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Kuliah Kerja Pencarian Data Penelitian (KK-PDP) Perwira Siswa (Pasis) SESKOAU Angkatan ke-64 Tahun Pelajaran 2026 yang sebelumnya digelar di Aula Wan Seri Beni, Dompak. Gubernur Ansar sebelumnya berhalangan hadir dalam kegiatan tersebut karena tengah melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dalam kesempatan itu, Danseskoau Marsekal Muda TNI Dr. Jorry S. Koloay menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau atas dukungan dan penerimaan terhadap rombongan Pasis SESKOAU.

BACA JUGA:  Mobil Box Perusahaan Jasa Titip di Kawasan Gudang Sei Panas Dibakar

Ia menjelaskan, dipilihnya Provinsi Kepri sebagai lokasi KK-PDP bukan tanpa alasan. Salah satu faktor utama adalah potensi strategis ruang udara Kepri yang dinilai sangat penting, baik dalam konteks nasional maupun internasional.

“Potensi ruang udara Kepri menjadi salah satu alasan kami melaksanakan KK-PDP di wilayah ini,” ujar Jorry.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Model Manajemen Pengelolaan Ruang Udara (PRU) pada FIR Jakarta dalam rangka menjaga kedaulatan negara dan keutuhan wilayah NKRI.” Menurutnya, keberadaan ruang udara Kepri memiliki peran vital dalam mendukung perkembangan dunia penerbangan Indonesia sekaligus menjaga kedaulatan negara.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus solusi dalam pengelolaan ruang udara, khususnya di wilayah perbatasan dengan negara lain,” jelasnya.

BACA JUGA:  Kecelakaan Kapal di Batam: DPRD Minta Penjelasan Kronologi dan Kompensasi Korban

Ia juga menambahkan bahwa posisi strategis Kepri menjadikan pengelolaan ruang udara tidak hanya penting dari sisi pertahanan dan keamanan, tetapi juga berdampak pada sektor ekonomi, pariwisata, dan lingkungan hidup jika dikelola secara optimal oleh sipil maupun militer.

“Kami berharap para Pasis SESKOAU mampu menghimpun data yang valid untuk memperkuat sistem pengelolaan ruang udara di Provinsi Kepri,” tambahnya.

Selain itu, kunjungan ini juga diyakini akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Sementara itu, Gubernur Ansar Ahmad menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir langsung dalam kegiatan KK-PDP sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa pada waktu bersamaan tengah melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Anambas.

BACA JUGA:  Porkot Batam VI Resmi Ditutup, Amsakar: Batam Bersiap Jadi Tuan Rumah Porwil 2027

Dalam pertemuan tersebut, Ansar juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Provinsi Kepri, di antaranya penguatan sektor kesehatan melalui pemberian beasiswa dokter spesialis dan subspesialis, pengendalian inflasi daerah, serta upaya memperkuat ketahanan pangan.

Selain itu, Pemprov Kepri juga terus mendorong pemulihan dan peningkatan sektor pariwisata pascapandemi sebagai salah satu penggerak utama ekonomi daerah.

“Kepri memiliki potensi besar, baik dari sisi geografis maupun ekonomi. Oleh karena itu, sinergi dengan berbagai pihak, termasuk TNI AU, sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga kedaulatan wilayah,” ujar Ansar.

Ia berharap kegiatan penelitian yang dilakukan oleh Pasis SESKOAU dapat memberikan kontribusi nyata, khususnya dalam penguatan pengelolaan ruang udara di wilayah Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. (*/pemprovkepri/ron)