Pengurus BMKJ Kepri Periode 2026 – 2030 Resmi Dilantik: Wujudkan Kebersamaan dan Kekompakan

117

Batam, Posmetrobatam.co: Pengurus Badan Musyawarah Keluarga Jambi (BMKJ) Kepri Periode 2026 – 2030 resmi dilantik pada Minggu (12/4) siang. Pelantikan langsung dilakukan Ketua Umum (Ketum) BMKJ Nasional, Irjen Pol (Purn) Drs H Syafril Nursal SH, MH di Hotel Golden View.

Ketum BMKJ Kepri, H Budi Dermawan S,Ag dalam sambutannya mengatakan, kita wujudkan kebersamaan dan kekompakan masyarakat Jambi yang ada di Kepri. Ada sekitar 30 ribu masyarakat Jambi di Kota Batam.

“Untuk mengkompakkan tidak semudah membalikkan telapak tangan, penuh perjuangan dan mohon arahan pak ketum. Apa langkah-langkah yang harus dilakukan. Karena orang Jambi ini ada sukunya, Melayu, Banjar, Bugis, Jawa,” katanya.

Ia mengibaratkan organisasi yang dinakhodainya adalah kapal yang sangat besar yang diimpikan dapat membawa kebaikan untuk masyarakat. Semangat kolaborasi juga diutarakan untuk mewujudkan cita-cita organisasi.

BACA JUGA:  Tersandera di Kamboja, Minta Tebus Rp 40 Juta

“Sehingga semua anggota dapat dilayani dengan baik,” ujar pria yang menjabat Kakamenag Kota Batam ini.

Sementara itu, Syafril Nursal mengatakan, oganisasi ini memiliki 5 fungsi yakni: 1. Pemersatu artinya mempersatukan orang Jambi yang berada di Kepri. Jambi memiliki 11 kabupaten dan kota yang warganya tersebar di Kepri.

2. Koordinasi artinya organisasi ini berfungsi untuk mengkoordinasikan dengan organisasi yang berada di kabupaten dan kota di Kepri.

3. Sosial. Sebagai organisasi sosial fungsinya sosial, artinya membantu orang-orang Jambi perantauan dalam menghadapi kesusahan.

“Tak terbatas juga bila ada pesta atau mengawinkan anak, diharapkan orang Jambi hadir, mendukung membantu kegiatan tersebut,” ujarnya.

4. Strategis, artinya meski orang Jambi ini di negeri orang atau perantauan, tapi tetap cinta pada negerinya.

BACA JUGA:  2 Pengurus PMI Ilegal Dibekuk Petugas di Batam, Per Kepala ke Malaysia Dibandrol hingga Rp 7 Juta

“Misalnya bisa memberikan kontribusi, mendukung, membantu memfasilitasi untuk pembangunan Provinsi Jambi. Disamping itu karena tinggal di Kepri ini, dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung maka membantu Pemerintah Kepri itu sendiri,” paparnya.

5. Kontrol sosial, orang Jambi dapat memberikan kontrol sosial yakni kontrol sosial yang membangun, tidak destruktif.

Di kesempatan tersebut, ia berharap kepada pengurus yang baru dilantik supaya bisa mengelola organisasi ini dengan baik. Organisasi ini di antaranya memiliki bidang-bidang seperti bidang pendidikan, kesehatan, sosial sehingga bisa berfungsi dengan baik.

“Supaya organisasi ini bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat Jambi yang ada di Kepri dan memberikan kontribusi bagi pemerintah,” tegasnya.

Untuk tugas perdana, pengurus yang baru juga diminta supaya membentuk organisasi kabupaten-kabupaten. Dengan tujuan agar bisa menjadi penghubung warga Jambi di perantauan.

BACA JUGA:  Pertemuan Amsakar-Claudia dengan PLN Batam: Fokus pada Peningkatan Pelayanan dan PJU

“Sehingga hal itu menjadi penghubung, jangkar orang Jambi. Kan ada orang Kerinci, orang Bungu, orang Batanghari, Tanjung Jabung dan lain sebagainya. Nah saya minta itu pertama tugasnya untuk membangun organisasi-organisasi yang ada di kelompok masyarakat,” paparnya.

Acara ini dihadiri Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Asisten Administrasi Umum Heriman HK mewakili Wako Batam, anggota DPRD Batam dan Kepri serta undangan.

Organisasi BMKJ ini juga tersebar di sejumlah provinsi di Indonesia seperti di Jakarta, Bandung, Riau, Kepri, Bengkulu, Lampung, Sumatera Selatan, bahkan di luar negeri yakni di Malaysia. “Kalau organisasi di Malaysia banyak orang-orang Kerinci,” tandasnya.(waw)