Dinkes Batam Awasi SPPG, Tekankan Kebersihan Dapur dan Pengendalian Vektor

84

Batam, Posmetrobatam.co: Seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Batam diminta untuk menjaga kebersihan lingkungan, serta memperkuat pengendalian vektor guna menjamin keamanan pangan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Meldasari mengatakan, aspek kebersihan menjadi perhatian utama dalam proses penilaian Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

“Yang selalu kami tekankan saat turun melakukan inspeksi dapur untuk SLHS itu kebersihan dapur dan juga pengendalian vektor,” ujarnya, Kamis (9/4).

Pengendalian vektor merujuk pada pembasmian hewan pembawa penyakit, seperti nyamuk, lalat, tikus dan kecoa, di lingkungan dapur.

“Hingga saat ini sebanyak 72 unit SPPG telah mengantongi SLHS setelah dinyatakan memenuhi standar kesehatan dengan nilai di atas 80. Yang kami sudah turun ada 84, jadi 12 masih proses penerbitan sertifikat,” kata dia.

BACA JUGA:  BPS Kepri: Warga Menganggur Bertambah jadi 75,21 Ribu Orang Per Februari 2025

Ia mengatakan, seluruhnya dinilai memenuhi syarat dan tidak ditemukan pelanggaran yang mengharuskan penghentian operasional.

“Semua yang sudah keluar sertifikat sudah memenuhi ketentuan,” katanya.

Sementara itu, masih terdapat 29 SPPG yang tengah dalam proses pendaftaran dan akan segera dilakukan pemeriksaan lapangan oleh tim Dinkes Batam.

“Nanti kami akan turun pada pekan depan untuk melakukan pengecekan terhadap yang masih berproses,” ujarnya.

Meldasari menegaskan, pengawasan terhadap SPPG tidak berhenti setelah penerbitan sertifikat tetapi akan dilakukan secara rutin oleh puskesmas di wilayah masing-masing.

“Pemantauan dilakukan secara rutin oleh puskesmas di wilayah setempat, dan juga insidental jika ada laporan atau kejadian di lapangan,” katanya.

Terpisah, Koordinator Wilayah SPPG Kota Batam, Defri Frenaldi mengatakan, hingga kini terdapat 120 dapur SPPG yang beroperasi.

BACA JUGA:  Ngeri MBG Ada Serpihan Kaca hingga Keracunan di Kepri, SPPG Wajib Punya SLHS

“Hingga hari ini ada 120 dapur di Batam yang sudah melayani dari 135 dapur. Sisa 15 dapur itu sudah mendapatkan SK namun belum melayani masyarakat,” kata dia.

Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa lebih dari setengah dapur yang beroperasi di Batam telah mengantongi SLHS, dengan beberapa masih dalam proses.

Dengan pengawasan berkelanjutan, Dinkes Batam berharap seluruh SPPG dapat menjaga standar higiene sanitasi serta memastikan makanan yang disalurkan aman dan layak konsumsi bagi masyarakat.(ant)