Karimun, Posmetrobatam.co: Sesosok jenazah pria ditemukan mengapung di perairan Pulau Asam, Kabupaten Karimun. Tim SAR gabungan mengevakuasi mayat yang belum diketahui identitasnya tersebut.
“Jenazah diduga kuat merupakan korban kecelakaan laut yang dilaporkan hilang di perairan Singapura beberapa hari lalu,” kata Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli dalam keterangannya, Senin (30/3).
Fazzli menjelaskan informasi penemuan jenazah itu pertama kali diterima oleh Com Center Kantor SAR Tanjungpinang dari pihak kepolisian yang melaporkan adanya jenazah terapung di perairan Pulau Asam.
Setelah menerima laporan itu, kata dia, Kantor SAR Tanjungpinang melalui Pos SAR Karimun langsung bergerak menuju lokasi kejadian, Senin siang.
Berdasarkan koordinasi awal, ciri-ciri korban mengarah pada insiden kecelakaan laut yang menimpa seorang kru kapal di perairan West Keppel Fairway, Singapura, pada 27 Maret 2026.
Sejak kejadian tersebut, otoritas Singapura melalui Port Operations Control Centre (POCC/MPA) dan Police Marine Singapore telah melakukan upaya pencarian, namun belum membuahkan hasil hingga akhirnya korban terbawa arus ke perairan Indonesia.
“Jenazah telah berhasil kami evakuasi dan saat ini sudah dibawa ke RSUD Karimun untuk proses identifikasi lebih lanjut,” ujar Fazzli.
Fazzli menambahkan proses evakuasi korban melibatkan sinergi dari tim SAR gabungan yang terdiri atas personel Basarnas, kepolisian setempat, serta instansi terkait lainnya.
Kondisi jenazah saat ditemukan sedang mengapung dan langsung diamankan menggunakan kantong jenazah untuk menjaga kondisi fisik korban sebelum diserahkan kepada tim medis.
“Kami terus melakukan koordinasi dengan otoritas Singapura memastikan identitas pasti korban melalui prosedur pemeriksaan medis di RSUD Karimun,” kata Fazzli.(ant)









