Lebaran 2026, Bandara Hang Nadim Alami Kenaikan Penumpang 10 Persen

94

Batam, posmetrobatam.co: Bandara Internasional Hang Nadim resmi menutup Posko Angkutan Lebaran 2026, Senin (30/3), setelah beroperasi sejak 13 hingga 29 Maret 2026. Saat ini aktivitas bandara kembali normal.

Direktur Operasi PT Bandara Internasional Batam, Anton Marthalius, menyampaikan bahwa jumlah penumpang meningkat sekitar 10 persen, dari 253 ribu menjadi 284 ribu penumpang.

“Selama periode posko, jumlah penumpang mengalami kenaikan sekitar 10 persen,” ujar Anton didampingi Annang Setia Budhi, Pjs. Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam dan Komandan Lanud (Danlanud) Hang Nadim Batam,
Letkol Pnb Hendro Sukamdani, M.Tr.Opsla.

Selain itu, pergerakan pesawat juga mengalami peningkatan sebesar 11 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu. Angka tersebut melampaui rata-rata kenaikan nasional yang berada di kisaran 6,5 persen.

BACA JUGA:  Ribuan Pencari Kerja di Batam Mayoritas Lulusan SMA

Anton menjelaskan, puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 19 ribu hingga 20 ribu orang. Sementara itu, puncak arus balik tercatat pada 29 Maret dengan jumlah penumpang sekitar 20 ribu orang.

Meski sempat terjadi sejumlah kendala teknis pada pesawat, pihak bandara memastikan seluruhnya dapat ditangani dengan cepat. Hal ini didukung oleh fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) yang tersedia di kawasan bandara, sehingga pesawat pengganti dapat segera disiapkan.

Berdasarkan data kumulatif pergerakan lalu lintas (13–29 Maret 2026), tercatat:
Pergerakan pesawat: 1.882 penerbangan (naik 10,4 persen dari 1.704 pada 2025), Penumpang: 283.139 orang (naik 9,9 persen dari 257.593 pada 2025), dan Kargo: 1.323,7 ton (turun 20,9 persen dari 1.673,1 ton pada 2025)

BACA JUGA:  Li Claudia Perkuat Sinergi dengan OPD

Pasca penutupan posko, Anton memastikan layanan kepada penumpang tetap berjalan optimal. Ia menegaskan, pengalaman selama periode puncak Lebaran menjadi bekal penting untuk menghadapi potensi lonjakan penumpang di masa mendatang.

“Walaupun posko sudah ditutup, kami tetap siap menghadapi potensi lonjakan penumpang dengan pola penanganan yang sudah teruji,” tutupnya.(hbb).