Korban Ditemukan, Operasi SAR Jembatan 5 Barelang Resmi Ditutup

84

Batam, posmetrobatam.co: Tim SAR Gabungan menutup Operasi SAR Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) atas insiden satu orang terjun ke laut di Jembatan 5 Barelang, Batam, Rabu (25/3/2026).

Pada hari ketiga pencarian (H.3), pukul 08.00 WIB, tim menemukan korban atas nama Nusyirwan (35) dalam kondisi meninggal dunia. Korban berada sekitar 0,36 NM ke arah barat dari lokasi kejadian (LKK). Tim langsung mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Polda Kepri.

Berdasarkan kronologi awal, korban melompat dari Jembatan 5 Barelang pada Senin (23/3/2026) pukul 10.00 WIB. Saksi di lokasi menyebut korban mengenakan baju hitam dan terseret arus laut sesaat setelah kejadian.

Dengan ditemukannya korban, tim menyatakan operasi SAR selesai dan resmi ditutup. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang terlibat sejak hari pertama, yakni Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang dan Pos SAR Batam, Polsek Galang, Polairud Polda Kepri, BP Batam, TNI AL, serta masyarakat setempat.

BACA JUGA:  Amsakar : Intelektualitas, Standar Emosionalitas, serta Kecerdasan Spiritual Harus Selaras dengan Zaman

Berita sebelumnya, informasi awal menyebutkan insiden terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (23/3/2026). Seorang saksi mata, Adi, yang sedang memancing di sekitar lokasi, mengaku mendengar suara keras benda jatuh ke air. Saat dicek, ia melihat seorang pria berpakaian hitam sudah hanyut terbawa arus laut.

Di atas jembatan, petugas menemukan barang-barang milik korban berupa kartu SIM dan satu unit sepeda motor matik yang diduga ditinggalkan sebelum kejadian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR dari Pos Batam langsung dikerahkan. Sebanyak enam personel berangkat pukul 12.10 WIB dengan dilengkapi perahu karet, alat deteksi bawah air aquaeye, perangkat komunikasi, serta perlengkapan evakuasi medis.(hbb)