Kapal FLF Permata Borneo 1, Karya Anak Bangsa Resmi Diluncurkan

137

Batam, Posmetro Batam.co: Kapal Floating Landing Facility (FLF) Permata Borneo 1 di Galangan PT Bahtera Bahari Shipyard resmi diluncurkan, di Telaga Punggur, Senin (19/1/2026). Peluncuran ini menandai capaian penting industri maritim nasional, khususnya Batam.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengapresiasi keberhasilan produksi kapal FLF yang sepenuhnya dibangun di Batam oleh tenaga kerja lokal. Ia menyebut peluncuran tersebut sebagai sejarah baru industri perkapalan Indonesia.

“Pagi ini kembali tercipta sejarah. Kapal dengan kategori ini di Indonesia masih sangat terbatas, sekitar tujuh unit dan sebagian besar buatan luar negeri. Namun, kapal ini lahir di Batam dan merupakan karya anak bangsa,” ujar Amsakar.

Ia menegaskan, peluncuran FLF Permata Borneo 1 membuktikan kemampuan sumber daya manusia Indonesia dalam menguasai seluruh tahapan pembangunan kapal, mulai dari desain, fabrikasi, hingga peluncuran.

BACA JUGA:  Peranan Dokter Berikan Pengaruh Besar Terhadap Pembangunan

“Anak-anak bangsa sudah mampu mendesain, merancang, merakit, hingga meluncurkan kapal secara mandiri,” katanya.

Amsakar juga menyoroti posisi strategis Batam sebagai pusat galangan kapal nasional. Dari sekitar 250 galangan kapal di Indonesia, lebih dari 130 beroperasi di Batam dan menyerap ribuan tenaga kerja lokal.

Menurutnya, pembangunan satu unit kapal saja mampu menggerakkan perekonomian daerah sekaligus membuka lapangan kerja yang luas.

“Satu kapal ini melibatkan banyak tenaga kerja dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan,” ujarnya.

Ia menilai keberhasilan tersebut lahir dari sinergi kuat antara pemerintah daerah, pelaku industri, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan sektor maritim yang berdaya saing.

“Ini bukti kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat berjalan dengan baik,” tambahnya.

BACA JUGA:  "Nyangkut" di JPO Tiban Kampung, Trailer Biang Kerok Jalan Macet 3 KM

Sementara itu, Komisaris PT Bahtera Bahari Shipyard Hengky Suriawan mengatakan FLF Permata Borneo 1 menjadi kapal floating landing facility pertama yang diproduksi di dalam negeri. Seluruh proses perancangan dan pembangunan dilakukan oleh tenaga kerja Indonesia.

“Kapal floating landing facility ini merupakan yang pertama dibuat di Indonesia dan sepenuhnya karya anak bangsa,” ujar Hengky.

Ia berharap capaian tersebut memicu lahirnya inovasi baru, memperkuat kemandirian industri perkapalan nasional, serta meningkatkan daya saing Batam sebagai kawasan industri maritim unggulan.(hbb)