Transaksi QRIS di Kepri capai Rp10,25 triliun hingga November 2025

217

Batam, Posmetrobatam.co: Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepulauan Riau mencatat transaksi QRIS mencapai Rp10,25 triliun hingga November 2025.

Kepala Perwakilan BI Kepri Rony Widijarto di Batam, Selasa, mengatakan capaian tersebut melebihi capaian nominal transaksi QRIS tingkat nasinal yaitu Rp1,2 triliun hingga periode yang sama.

“Kami terus mendorong perluasan digitalisasi sistem pembayaran salah satunya melalui penguatan akseptansi QRIS. Akselerasi digitalisasi di Kepri tercermin dari peningkatan jumlah pengguna dan merchant, serta pertumbuhan volume dan nominal transaksi QRIS,” ujar Rony dalam pertemuan Bincang Bareng Media Bank Indonesia Kepri, Selasa (30/12).

Ia menjelaskan penguatan sistem pembayaran digital turut didorong melalui berbagai kegiatan yang mengintegrasikan transaksi QRIS dalam aktivitas masyarakat.

BACA JUGA:  Batam Rayakan Tahun Baru Islam Bersama Ustaz Das' ad Latif

Pada ajang Creative and Innovative Riau Island Carnival (CERNIVAL), volume transaksi QRIS tercatat sebanyak 140.026 transaksi dengan nominal transaksi UMKM mencapai Rp253,6 juta selama tiga hari pelaksanaan, meningkat lebih dari 400 persen dibandingkan tahun 2023.

Sementara itu, perluasan transaksi digital di wilayah perbatasan dilakukan melalui Festival Digital Kepulauan Riau (BERLAYAR) yang digelar di Pulau Belakang Padang.

“Kegiatan tersebut mencatatkan 49.076 transaksi QRIS hanya dalam dua hari, menandakan meningkatnya adopsi pembayaran digital di wilayah terluar Kepri,” kata dia.

Rony menegaskan penguatan sistem pembayaran digital akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna membangun ekosistem transaksi yang efisien, inklusif, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

BACA JUGA:  Transaksi QRIS Capai Rp4,14 Triliun, BI Targetkan Rp6 Triliun hingga Akhir Tahun

Tidak hanya penerapan QRIS dalam negeri, BI Kepri juga menjelaskan capaian transaksi QRIS cross-border di tiga negara tetangga, yaitu Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Nominal transaksi QRIS cross-border inbound Thailand mencapai Rp236,89 juta; Malaysia mencapai Rp43,55 miliar; Singapura mencapai Rp8,43 miliar hingga November 2025.

Dengan adanya QRIS cross-border ini dapat memfasilitasi kemudahan transaksi antarnegara, khususnya dalam mendukung peningkatan aktivitas sektor pariwisata,” kata Rony.(hbb)