Natuna, Posmetrobatam.co: Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Effendie., SH.,S.I.K.,MM.,M.Tr.Opsla memberikan arahan kepada seluruh personel dan jajaran Polsek di lingkungan Polres Natuna sebagai tindak lanjut implementasi Apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) Polri Tahun 2025.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) dan Personil Polres Natuna. Ini agar dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam menyamakan persepsi serta meningkatkan kesiapan personel menghadapi dinamika tugas kepolisian.
Apel Kasatwil Polri Tahun 2025 ini mengusung tema Transformasi Polri yang Profesional untuk Masyarakat.
‎
‎Dalam arahannya, Kapolres Natuna, AKBP Novyan Aries Effendie menegaskan bahwa tema Apel Kasatwil 2025 harus diimplementasikan secara nyata melalui peningkatan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Khususnya di wilayah Kabupaten Natuna yang memiliki karakteristik sebagai daerah kepulauan, wilayah perbatasan negara, serta rawan terhadap perubahan cuaca ekstrem,” tegas Kapolres.
‎
Kapolres menekankan pentingnya penguatan deteksi dini dan langkah preventif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama di wilayah pesisir, pulau-pulau terluar, serta objek vital nasional.
“Seluruh jajaran Polsek dan Bhabinkamtibmas diminta untuk terus hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi yang aktif, serta memberikan imbauan kamtibmas secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menyampaikan kesiapan Polres Natuna dan jajaran dalam memberikan pelayanan serta pengamanan melalui Operasi Lilin Seligi dalam rangka perayaan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026.
“Seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut agar melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab. Hal ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, baik dalam kegiatan ibadah, perayaan, maupun aktivitas pergantian tahun 2026,” katanya.
‎
Ia turut memberikan penekanan kepada Pamapta agar benar-benar menjadi garda terdepan dalam melayani laporan dan aduan masyarakat.
“Pamapta diminta untuk bergerak cepat, tanggap, dan hadir dalam setiap respon terhadap permasalahan yang dilaporkan masyarakat, sehingga kepercayaan publik terhadap Polri dapat terus terjaga dan ditingkatkan,” paparnya.
‎
‎Selain itu tambah AKBP Novyan Aries Effendie bahwa layanan Call Center 110 merupakan bagian integral dari tugas Pamapta sebagai sarana pengaduan masyarakat.
“Seluruh personel yang bertugas pada layanan tersebut diminta untuk merespons setiap panggilan dengan sikap sopan, humanis, dan komunikatif, serta memastikan setiap laporan ditindaklanjuti secara cepat dan tepat sesuai prosedur,” tambahnya.
‎
‎Kapolres Natuna itu menjelaskan, pentingnya sinergitas dengan seluruh stakeholder terkait dalam pelaksanaan Operasi Lilin Seligi, mengingat kondisi geografis Natuna yang terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan, serta tingginya mobilitas masyarakat dan arus transportasi laut menjelang Natal dan Tahun Baru.
‎
‎”Setiap anggota Polri harus menjadi Polisi Penolong, menjadi pribadi yang bersahabat, bukan pribadi yang ditakuti masyarakat. Polisi penolong yaitu Polisi yang hadir dengan empati, bertindak dengan hati nurani dan melayani dengan kemanusiaan, luruskan niat dalam setiap pengabdian,” jelasnya.
Ia mengingatkan agar seluruh personel untuk menjaga disiplin, menghindari pelanggaran, serta menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Jajaran Polres Natuna siap mewujudkan Transformasi Polri yang profesional dan benar-benar dirasakan kehadirannya oleh masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.(maz)









