Usul Pak Presiden Prabowo: MBG Bagusnya Dikelola Rumah Makan dan Kantin Sekolah, Tak Perlu Ahli Gizi

1034
Syaiful SE, pemerhati kebijakan publik, di Kota Tanjungpinang. Foto: aiq

Pinang, Posmetrobatam.co: Sejumlah Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten/Kota se-Kepri, sudah mulai beroperasi. Namun, dibalik itu, ada cerita yang tak berkenan di hati para orang tua dan juga siswa, selaku penerima Makan Gizi Gratis (MBG) yang dibagikan pihak SPPG.

“Tentunya,  kita sangat prihatin niat baik Bapak Presiden dengan program MBG memberi makan bergizi gratis kepada pelajar dengan tujuan agar generasi penerus bangsa tercukupi gizinya dan pintar.
Hal ini malah sebaliknya terjadi banyak pelajar di beberapa daerah, keracunan setelah menyantap MBG,” demikian disampaikan Syaiful SE selaku pemerhati kebijakan publik, di Kota Tanjungpinang, Senin (29/9).

“Harapannya, kepada Bapak Presiden agar MBG segera dievaluasi. The right man on the right place. Dalam penanganan makan bergizi gratis tersebut jangan asal tunjuk. Setidaknya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilakukan oleh orang-orang yang sudah  profesional. Seperti pemilik catering, rumah makan dan kantin-kantin sekolah,” ujar Syaiful.

BACA JUGA:  Pemerintah Pemko Tanjungpinang Ajak ASN Berinovasi untuk Kemajuan

Jika mereka pemilik catering, rumah makan dan kantin-kantin sekolah
kekurangan dana, seharusnya pemerintah tinggal support dana. Karena selama ini mereka sudah teruji menjajakan makanan bertahun-tahun berjalan dengan  lancar dan aman.

Jangan menunjuk orang yang hanya berduit. Seperti kontraktor yang biasa mengerjakan fisik gedung, malah mendadak buka catering atau sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Menurut saya, mereka tidak memiliki skill atau pengalaman dalam bisnis masakan. Akhirnya banyak terjadi kesalahan dalam proses pendistribusian MBG,” katanya.

Mereka tidak paham kualitas makanan dan berapa lama bertahan makanan yang sudah dimasak tersebut tidak basi,  tidak berjamur.

“Jadi, sekali lagi mohon dievaluasi, Pak Presiden, program MBG ini. Kita mendukung program ini, tapi tolong orang-orang yang terlibat didalam program MBG ini, adalah mereka yang berkompeten atau ahlinya,” pungkasnya.(aiq)

BACA JUGA:  33 Putra-Putri Terbaik Kepri Siap Kibarkan Sang Merah Putih di Gerbang Utara NKRI